468.616 Dosis Vaksin Covid-19 di Sumsel Hampir Kedaluwarsa
Sebanyak 468.616 dosis vaksin di Sumatera Selatan mendekati kedaluwarsa (expired). Dinas Kesehatan setempat terus berupaya melakukan percepatan vaksinasi sebagai solusi agar vaksin itu dapat terpakai.
Sebanyak 468.616 dosis vaksin di Sumatera Selatan mendekati kedaluwarsa (expired). Dinas Kesehatan setempat terus berupaya melakukan percepatan vaksinasi sebagai solusi agar vaksin itu dapat terpakai.
"Benar, ada 468.616 dosis vaksin akan kedaluwarsa," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nuraini, Selasa (15/3). Dia merinci, vaksin yang akan habis masa pakainya terdiri dari vaksin merek Covovax sebanyak 351.100 dosis, Astrazaneca berjumlah 93.100, dan Sinovac sebanyak 24.416 dosis.
Lesty tak ingin vaksin-vaksin itu tak terpakai. Karenanya, percepatan vaksinasi dengan kolaborasi lintas instansi dilakukan untuk mengejar sasaran.
"Mudah-mudahan bisa segera terealisasi, semua pihak bergerak semua, kita kerja keroyokan," ujarnya.
Jemput Bola
Lesty menerangkan, progres vaksinasi dosis pertama di Sumsel mencapai 93,01 persen dan dosis kedua 69,08 persen dari target 6.303.096 orang. Pihaknya mengajak masyarakat yang belum divaksin dapat mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan guna mendapatkan suntik vaksin.
"Kami akan jemput bola ke setiap daerah agar jumlah yang ditargetkan tercapai," kata dia.
Sementara kondisi penyebaran virus corona di provinsi itu, kata Lesty, terjadi pelandaian sejak beberapa hari terakhir. Jika biasanya angka positif mencapai ratusan bahkan seribuan, kini sudah di bawah seratusan. Pada 14 Maret 2022, tercatat hanya 63 kasus terkonfirmasi positif.
"Tetap protokol kesehatan menjadi kunci agar tidak terjadi penularan virus," pungkasnya.
(mdk/yan)