4.104 Rumah Warga di Malaka NTT Rusak akibat Banjir dan Longsor
4.104 rumah penduduk di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) rusak serius akibat bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah itu selama hampir sepekan.
4.104 rumah penduduk di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) rusak serius akibat bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah itu selama hampir sepekan.
"Dari jumlah rumah tersebut, 456 rumah di antaranya mengalami kerusakan parah dan seluruh bangunan hanyut terbawa banjir. Kami baru dapat memulai pendataan dalam dua hari terakhir ini, karena wilayah-wilayah yang terkena dampak banjir dan longsor berada di seberang sungai yang sulit dilewati. Banjir baru mulai surut," kata Penjabat Bupati Malaka Viktor Manek, Jumat (9/4).
Selain rumah-rumah penduduk yang mengalami kerusakan, ribuan ekor ternak milik warga juga terbawa banjir. Ternak-ternak tersebut terdiri dari 207 ekor sapi, 1.120 ekor ternak babi dan 265 ekor kambing. Semuanya terbawa banjir.
Ribuan penduduk desa yang tersebar di 35 desa pada tujuh kecamatan di wilayah yang berbatasan langsung dengan negara Timor Leste itu masih berada di tempat penampungan sementara.
"Kami baru dapat memberikan bantuan bahan makanan dan membuka dapur umum, sementara para petugas terus bergerak melakukan pendataan ke desa-desa," katanya menambahkan.
Dia berharap, kondisi cuaca segera pulih agar pemerintah dan masyarakat dapat bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan yang ada di lokasi.
Baca juga:
Kepala BNPB Minta Prioritaskan Penanganan Kelompok Rentan Korban Banjir Bandang NTT
Rela Tinggalkan Pekerjaan, Warga Flores Timur Berkerumun Sambut Jokowi
BMKG Ingatkan Penduduk Flores Timur Waspadai Banjir Bandang Susulan
Ratusan Hewan Ternak di Malaka Mati Diterjang Banjir Bandang
Donatur Terlalu Ribet, Warga Korban Bencana NTT Suruh Bantuan Dibawa Pulang Kembali