400 Ribu Tablet Molnupiravir Sudah Tiba di Indonesia
Sebelumnya, Budi mengatakan obat Molnupiravir diperuntukkan bagi pasien Covid-19 kategori ringan. Obat ini bisa mengurangi risiko keparahan penyakit.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut 400.000 tablet Molnupiravir sudah tiba di Indonesia. Molnupiravir merupakan obat Covid-19 produksi Merck, perusahaan asal Amerika Serikat.
"Sebagai informasi, 400.000 tablet Molnupiravir yaitu obat antivirus dari Merck sudah tiba di Indonesia dan sudah siap digunakan," ungkapnya dalam konferensi pers, Senin (10/1).
Sebelumnya, Budi mengatakan obat Molnupiravir diperuntukkan bagi pasien Covid-19 kategori ringan. Obat ini bisa mengurangi risiko keparahan penyakit.
Budi menjelaskan, Molnupiravir memberikan proteksi hingga 50 persen. Namun, berdasarkan hasil tes di lapangan, proteksinya turun menjadi sekitar 30 hingga 40 persen.
Selain Molnupiravir, pemerintah juga berencana mendatangkan obat Covid-19 buatan Pfizer, Paxlovid. Paxlovid juga diperuntukkan bagi pasien Covid-19 kategori ringan.
Paxlovid memiliki proteksi hingga 90 persen. Hasil tes di lapangan, angka proteksinya menurun jadi 75 sampai 80 persen.
Baca juga:
India Izinkan Pil Molnupiravir dan Dua Vaksin Covid-19 Buatan Dalam Negeri
Menkes Sebut Obat Molnupiravir Siap Dipakai Awal Januari 2022
Inggris Mulai Uji Pil Covid-19 Molnupiravir Bulan Ini
Inggris Jadi Negara Pertama di Dunia Setujui Penggunaan Pil Covid Buatan Merck
Yayasan Bill Gates Sumbang Rp1,6 Triliun untuk Beli Pil Covid Bagi Negara Miskin
Merc & Co Ajukan Izin Penggunaan Darurat Pil Covid-19 Molnupiravir di AS