LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

400 Pelajar di Purwakarta terancam tak naik kelas gara-gara merokok

Melalui pemeriksaan rutin tersebut, diharapkan tingkat kedisiplinan pelajar di Purwakarta lebih meningkat.

2016-08-22 15:04:26
Razia pelajar
Advertisement

Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, melakukan pemeriksa pelajar terkait rokok di sejumlah sekolah tingkat SMA, Senin (22/8). Terdapat 400 pelajar merupakan perokok aktif dan mereka terancam mendapat sanksi.

Tes pemeriksaan ini diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Olahraga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Purwakarta. Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi memimpin langsung pemeriksaan terhadap 800 siswa perokok aktif.

Petugas Dinas Kesehatan memeriksa gigi dan mulut pelajar perokok, untuk mengetahui apakah sudah berhenti atau belum. Melalui pemeriksaan gigi dan mulut ini dapat ditemukan nikotin dan zat lain dalam rokok.

"Sebelumnya pemeriksaan serupa juga telah dilakukan terhadap 2.000 orang pelajar, dari jumlah itu ada 800 siswa menjadi perokok aktif. Hari ini dari 800 siswa itu ternyata 400 siswa masih merokok secara aktif jadi kami langsung memberikan surat peringatan kepada mereka," kata Dedi.

Selain surat, kata Dedi, ada sanksi lain siap diterapkan ketika pelajar tetap melakukan kebiasaan merokoknya itu. Sanksi itu berupa pemotongan nilai rapor.

"Bulan Desember nanti kami akan memeriksa kembali, kalau tidak berubah juga, nilai setiap mata pelajaran di rapor mereka akan hilang sebanyak 2 poin. Kalau ulangan dapat nilai 7 maka di buku rapor akan ditulis nilai 5 jika anak itu tidak mengindahkan surat peringatan," ujar Dedi.

Melalui pemeriksaan rutin tersebut, Dedi berharap tingkat kedisiplinan pelajar di Purwakarta lebih meningkat. Menurut dia, itu penting guna menekan jumlah pelajar perokok aktif di semua tingkatan sekolah di wilayahnya.

"Ini pembelajaran saja agar mereka disiplin. Di samping enggak bagus untuk kesehatan, merokok juga merusak tatanan ekonomi keluarga. Apalagi kalau keluarganya tidak mampu, bisa lebih repot," Pungkas Dedi.

Pemeriksaan gigi dan mulut ini rutin digelar Pemerintah Kabupaten Purwakarta dengan cara mendatangi langsung sebanyak 82 SMA/SMK dengan total 29.403 pelajar baik negeri maupun swasta tanpa pemberitahuan sebelumnya untuk menghindari kebocoran informasi.

Baca juga:
Ngeyel bawa motor, 250 pelajar Purwakarta ditilang Polisi
Simpan situs porno di HP, siswi SMP menangis dan dihukum push up
Bupati Dedi pergoki 14 pelajar bawa motor, minta langsung ditilang
Alasan panas, siswi SMK nyaris bugil bersama pacar di warnet

Advertisement
(mdk/ang)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.