40 Puskesmas di Kabupaten Bogor Diupayakan Jadi Rumah Sakit Tipe D
Pemerintah Kabupaten Bogor berusaha meningkatkan fasilitas dan menaikkan status puskesmas di daerah itu menjadi rumah sakit tipe D. Langkah itu diharapkan memudahkan pelayanan dan menambah ketersediaan tempat tidur rumah sakit.
Pemerintah Kabupaten Bogor berusaha meningkatkan fasilitas dan menaikkan status puskesmas di daerah itu menjadi rumah sakit tipe D. Langkah itu diharapkan memudahkan pelayanan dan menambah ketersediaan tempat tidur rumah sakit.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Mike Kaltarina menjelaskan, 40 di antara 101 puskesmas yang tersebar di 40 kecamatan itu telah berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
"BLUD itu kita harapkan menjadi rumah sakit tipe D untuk bisa meng-cover pasien rujukan. Belum sampai ke rumah sakit tipe C, masih kita kaji," kata Mike, Selasa (8/6).
Saat ini sudah ada beberapa puskesmas yang sudah memiliki fasilitas rawat inap, seperti Jasinga, Jonggol, Parung, dan Cigombong. "Itu namanya rumah sakit untuk rujukan ke tipe C," kata dia.
Mike menjelaskan, saat ini rasio ketersediaan tempat tidur rumah sakit di Kabupaten Bogor, belum seimbang. Idealnya Kabupaten Bogor memiliki sekitar 6.000 tempat tidur.
"Asumsinya, 1.000 penduduk itu satu tempat tidur. Kalau saat ini ketersediaan baru 3.250. Masih kurang. Makanya kami mau tingkatkan fasilitas di puskesmas," katanya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto menilai, peningkatan fasilitas pelayanan puskesmas menjadi rumah sakit tipe D, akan membantu Pemkab Bogor, terutama dalam menangani pandemi Covid-19.
"Kalau puskesmas jadi rumah sakit tipe D, Pemkab Bogor tidak perlu susah payah mencari rumah sakit darurat. Kalau satu puskesmas menyiapkan lima ruang isolasi, itu sudah sangat banyak. Kan kita ada 101 puskesmas," ucap politisi Gerindra itu.
Baca juga:
Covid-19 di Riau Meningkat, Gubernur Minta Sejumlah Puskesmas Tutup Kembali Buka
Fungsi Puskesmas dalam Kesehatan Masyarakat, Ketahui Prinsip Penyelenggaraannya
Ibu Hamil di Pandeglang Ditandu 4 Km ke Puskesmas, Sempat Jatuh dan Bayi Meninggal
Perawat dan Satpam Positif Covid-19, Puskesmas di Nunukan Ditutup Sementara
Nakes dan Staf Positif Covid-19, Satu Puskesmas di Mukomuko Ditutup
Kemenkes Minta Puskesmas Edukasi Masyarakat Soal Pentingnya Vaksinasi Covid-19