LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

4 Warga Samarinda dirawat karena difteri, salah satunya ibu hamil

Dari empat yang dirawat tersebut dua positif dan salah satunya ibu hamil tersebut.

2018-01-05 13:56:17
Difteri
Advertisement

Empat warga Samarinda, Kalimantan Timur, dirawat di ruang isolasi RSUD AW Syachranie, Samarinda. Dua di antaranya, dinyatakan positif idap difteri. Satu di antara yang positif adalah seorang ibu hamil yang kini mendapat perawatan ekstra.

Keterangan diperoleh merdeka.com, awalnya empat pasien itu berturut-turut masuk tanggal 27 Desember 2017. Balita F (4), yang masuk RSUD AW Syachranie, awalnya mengeluhkan radang di saluran pernapasan.

Sehari kemudian, Kamis (28/12), giliran bocah N (11), masuk perawatan dengan keluhan awal mengidap asma. Tiga hari kemudian, seorang balita, N (2), juga masuk perawatan sejak Minggu (31/12).

Advertisement

"Balita N usia 2 tahun ini, pasien awal yang dinyatakan dan terkonfirmasi positif difteri," kata Kabid Pelayanan Medik RSUD AW Syachranie Samarinda, dr Nurliana Adriati Noor, kepada merdeka.com, Jumat (5/1).

Kamis (4/1) siang kemarin, S (18), seorang wanita hamil, juga mengidap suspect difteri, dan masuk perawatan dengan keluhan awal nyeri bagian tenggorokan.

"Hari ini, jam 1 siang ini tadi, ibu hamil yang masuk kemarin siang juga positif difteri, berdasarkan hasil swap tenggorokan dan pemeriksaan mikroskopik. Jadi, ada 2 positif Difteri dan 4 pasien dirawat di ruang isolasi," ujar Nurliana.

Advertisement

Nurliana memastikan, keempat pasien baik suspect maupun positif difteri, ditangani oleh dokter spesialis penyakit dalam. "Kita akan lakukan uji kultur ke Surabaya untuk lebih memastikan 2 pasien positif difteri ini Bisanya memakan waktu 1-2 minggu, hasilnya diketahui," terang Nurliana.

Adanya pasien wanita hamil yang mengidap difteri, membuat tim medis RSUD AW Syachranie memberikan perhatian ekstra. "Ya, dalam perawatan ekstra, untuk keselamatan ibu dan anak," jelas Nurliana.

Difteri sendiri, merupakan jenis penyakit menular, yang disebabkan infeksi selaput lendir hidung dan tenggorokan. Bakteri yang menginfeksi bernama Corynebacterium Diphtheriae. "Salah satu media penularan bakteri ini adalah melalui udara, yaitu saat pengidap difteri batuk atau bersin," ujar Nurliana.

Sementara, meski warganya positif difteri, Pemkot belum merasa perlu menyatakan status Kejadian Luar Biasa (KLB). "Hasil kultur nanti, akan disampaikan ke Pemkot, untuk mengeluarkan kebijakan. Kalau KLB tidak ya, saya tidak harapkan itu. Yang jelas penanganan kita, memblokir daerah yang terjangkit. Mudah-mudahan tidak menyebar ke tempat lain," kata Pelaksana Tugas Kadinkes Kota Samarinda Rustam.

Baca juga:
Terindikasi difteri, ABG di Pesisir Selatan dipindah ke RSUD M Djamil
Wanita mengandung pengidap difteri meninggal dunia di Garut
Cegah difteri, Dinkes Kota Malang akan gelar imunisasi ulang
Pasien difteri di Garut kembali meninggal, total jadi 4 orang
Kemenkes siapkan 700 serum anti difteri

(mdk/rzk)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.