4 Polisi Luka Lemparan Beling dan Batu saat Amankan Aksi 22 Mei di Slipi
Polisi bersiap memukul mundur massa.
Empat anggota polisi terluka saat mengamankan aksi massa 22 Mei di Gedung Wisma 77, Tower 2, Slipi, Jakarta Barat. Anggota menjadi korban merupakan personel Polda Bali dan Jambi diperbantukan mengamankan aksi di kantor Bawaslu.
Anggota menjadi korban ditinjau langsung Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono. Gatot minta anggota terluka segera diobati.
"Kamu kenapa?" tanya Gatot di lokasi, Rabu (22/5).
"Siap jenderal kena beling," kata salah satu anggota terluka.
"Saya kena batu Jenderal," kata anggota lain.
Ia pun meminta kepada pengelola untuk bersedia menyediakan P3K agar anak buahnya yang terluka bisa segera ditangani.
"Kalau ada yang perlu dijahit (akibat luka), segera dilakukan," ucap Gatot.
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi mengaku belum tahu kapan akan untuk membubarkan massa. Polisi bersiap memukul mundur massa.
"Kita tunggu komando aja," kata Hengki.
Baca juga:
Sampaikan Aspirasi, Massa Aksi 22 Mei Diimbau Utamakan Kedamaian
Menyiasati Menggunakan WhatsApp, Coba Pakai Aplikasi Ini
Biarkan Pendukung Demo, Prabowo Diyakini Tak Punya Cukup Bukti ke MK
Polisi Tangkap Pelaku Penyebar Undangan Pengeboman Bareskrim dengan Target Kapolri
Situasi di Depan Bawaslu Memanas, Polisi Minta Massa Tenang
Kapolres Jakarta Pusat: Jangan Lakukan Pelemparan, Kami Bagian dari Masyarakat
Jokowi Berikan Keterangan Terkait Aksi 22 Mei