LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

4 Pembelaan Fahri Hamzah sebut ide Jokowi sinting

Ini alasan-alasan Fahri sehingga menyebut ide Jokowi menjadikan 1 Muharram sebagai Hari Santri sebagai ide sinting.

2014-07-03 07:41:57
Jokowi-JK
Advertisement

Pada Kamis (27/6) lalu, Wasekjen PKS Fahri Hamzah mengeluarkan celotehannya terkait wacana Jokowi yang menjadikan 1 Muharram menjadi Hari Santri. Melalui akunnya, @fahrihamzah, dia berceloteh, "Jokowi janji 1 Muharam hari santri. Demi dia terpilih, 360 hari akan dijanjikan ke semua orang. Sinting!"

Celotehnya tersebut mengundang reaksi dari kubu pasangan Jokowi - JK , mulai dari dianggap menghina Jokowi dan para santri, hingga dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Ulah Fahri sendiri memicu reaksi PKS. Jubir Timses Prabowo - Hatta , Tantowi Yahya mengatakan, Fahri sudah mendapat teguran dari Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid .

"Kita sudah tegur, kita sendiri sudah bilang jangan bicara seperti itu. Ini kan situasi memanas injury time, semua emosi pemain tersulut. Perilaku positif yang ingin kita sebarkan. HNW sudah memberikan sentilan, beliau kan ketua fraksi," kata Tantowi di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (2/7).

Meski demikian, Fahri mengaku memiliki pembelaan tersendiri terkait ulahnya tersebut. Berikut pembelaan Fahri Hamzah: 

Fahri geram Jokowi selalu umbar janji

Dalam akun twitternya, Wasekjen PKS Fahri Hamzah menyebut ide Jokowi menjadikan 1 Muharram sebagai hari santri adalah sinting. Ulahnya ini diakui lantaran Fahri geram dengan Jokowi yang selalu umbar janji. Dalam catatannya, banyak sekali janji yang dilakukan Jokowi saat menjadi calon gubernur, begitu juga janji Jokowi saat maju di Pilpres 2014.

"Saat jadi gubernur DKI selama kampanye ada hampir 100 janji. Selama kampanye pilpres juga hampir 100," singkat Fahri ketika dikonfirmasi lewat BlackBerry Messenger-nya, Selasa (1/7).

Janji tersebut yang membuat Fahri melontarkan kritik keras kepada Jokowi. Menurut dia, janji itu tidak masuk akal karena banyak dibuat oleh Jokowi. "Iyalah ini kan sudah sering diulang," cetus dia.

Advertisement

Saya mengkritik, tak menghina manusia

Fahri menilai, celotehannya di Twitter itu merupakan kritik kepada Jokowi lantaran menurutnya, Jokowi hanya umbar janji.

"Itu kan kritik pada janji, tidak ada hubungannya dengan menghina. Saya mengkritik orang yang berjanji berkali-kali, sekarang dia berjanji lagi. Itu kontennya. Twitter yang dalam naskah saya, saya bilang kritik, bukan sintingnya," kata Fahri di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (30/6) malam.

Fahri menambahkan, sosok Jokowi itu punya banyak kesalahan. Selain banyak umbar janji, Gubernur DKI Jakarta non aktif tersebut juga sudah melanggar sumpah.

Terkait kasus ini, Fahri kembali menegaskan tidak menghina melainkan memberikan kritik 'pedas' kepada Jokowi . Sebab, dirinya mengklaim tak pernah menghina seseorang.

"Saya tidak menghina orang, karena menghina itu berdosa. Saya mengkritik, saya tidak mungkin menghina manusia. Ini dibikin rileks saja, kalau ada yang tegang itu respon dia," tambahnya.

Ketika disinggung kesiapannya jika dipanggil Bawaslu , Fahri secara tegas mengaku bersedia.

"Saya siap dong (dipanggil Bawaslu)," tutupnya.

Advertisement

Semua orang disalahkan

Wasekjen PKS Fahri Hamzah tidak takut dilaporkan ke Bawaslu karena ucapannya yang menyebut janji Jokowi menjadikan 1 Muharram sebagai hari santri adalah sinting. Dia justru akan membeberkan janji-janji Jokowi ke Bawaslu.

"Besok kalau dipanggil Bawaslu saya akan bawa semua janji Jokowi biar publik tahu," tulis Fahri dalam akun Twitter-nya @Fahrihamzah dikutip merdeka.com, Selasa (1/7).

Dia menilai, demi popularitas Jokowi rela mengumbar janji saat kampanye. Menurut dia, Jokowi mampu bohong dengan melakukan apapun demi meraih simpati rakyat.

"Dia tahu suaranya lagi hilang banyak, dia anggap karena kampanye hitam. Maka saban hari nyari kesalahan orang, dan semua orang sudah disalahkan," tulis Fahri dengan hashtag #JanjiJokowi.

Jubir Timses Prabowo - Hatta ini merasa anjloknya elektabilitas Jokowi bukan karena kampanye hitam seperti yang disebut para elite pendukungnya. Melainkan, lanjut dia, karena publik makin tahu kalau Jokowi palsu.

"Padahal, elektabilitas turun karena publik makin tahu, bahwa ternyata dia palsu," kata Fahri.

Kita pemain semua

Wasekjen PKS Fahri Hamzah tak mau menanggapi serius ultimatum yang dilakukan timses Jokowi-JK, Marwan Jafar. Marwan mengancam akan menggeruduk kantor PKS bersama santri karena ungkapan sinting Fahri soal 1 Muharam yang dijanjikan Jokowi menjadi hari santri.

Menurut Fahri, Marwan adalah temannya juga. Dia hanya mengingatkan bahwa Marwan pernah dibantu saat mendapatkan masalah dulu.

"Marwan Jafar kan kawan kita juga, saya pernah nolong dia loh, karena dia sempat berurusan karena kader KAMMI," kata Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (2/7).

Karena itu dia menilai tak perlu main ancam-mengancam. Fahri menyebut, ini hanya soal janji Jokowi yang dikritisi dan tidak ada kaitannya dengan santri atau Nahdlatul Ulama (NU). "Sudahlah kalau soal gitu kita pemain semua, jangan bawa-bawa orang lain, santri, PKS, saya ngomong di Twitter saya katakan kritik ini," tegas dia.

Namun ketika diminta menjelaskan apa kasus yang pernah Fahri bantu kepada Marwan, dia tak mau menjelaskan. "Sudahlah," singkat dia.

Sekadar informasi, Ketua Fraksi PKB Marwan Jafar pernah berseteru dengan kader KAMMI Jusman Dalle tahun 2011 lalu. Marwan disebut melakukan plagiat terhadap tulisan Jusman.

Jusman menulis sebuah artikel dengan judul 'Perang Ideotik Libya'. Salah satu kutipan yang diterbitkan koran Tempo, Marwan itu sama persis dengan tulisan Jusman. Kasus ini pun sempat ramai diperbincangkan. Namun akhirnya, kedua belah pihak memutuskan untuk damai.

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.