4 Pelajar di Yogyakarta laporkan soal UN bocor ke Ombudsman
Mata ujian yang bocor pun terbilang susah, seperti matematika, fisika hingga kimia.
Empat pelajar salah satu SMA Negeri di Yogyakarta melaporkan bocornya soal UN PBT yang menyebar lewat grup Line. Mereka melaporkan temuan tersebut ke Ombudsman RI Yogyakarta, Senin (11/4).
Asisten Ombudsman RI Yogyakarta, Muhammad Rifqi mengatakan dalam temuan yang dilaporkan pelajar yakni bocoran soal UN PBT untuk mata pelajaran Matematika, Fisika, Biologi dan Kimia. Soal PBT tersebut difoto dan disebarluaskan melalui grup-grup line.
"Soal PBT yang disebarluaskan ini kemudian dibaca oleh siswa-siswa yang menggunakan CBT dan ternyata soalnya sama," kata Rifqi kepada wartawan, Senin (11/4).
Akibat kesamaan soal tersebut ada potensi kecurangan yang terbuka. Sebab ujian PBT dan CBT dilaksanakan dalam waktu yang berbeda.
"Kalau PBT jadwal hari ini misalnya Matematika dan Fisika, sementara yang CBT hanya matematika. Besoknya, yang CBT baru ujian Fisika, ketika soal sudah beredar, maka ada potensi kecurangan," terangnya.
Masing-masing soal yang bocor jumlahnya berbeda-beda. Untuk soal matematika ada 11 halaman yang difoto dan disebarkan ditambah satu kunci jawaban. Sementara soal Biologi ada delapan halaman, Fisika satu halaman dan Kimia tujuh halaman.
"Pelapor ini merasa dirugikan karena sebagian soalnya PBT dan CBT itu sama, hanya nomer urutnya saja yang beda," ujarnya.
Ombudsman pun saat ini masih akan menindaklanjuti temuan tersebut. Pihaknya sudah mengincar salah satu sekolah yang diindikasi sebagai sumber kebocoran soal PBT.
"Kita akan investigasi ini, kami belum mau menyebutkan nama sekolah. Selain itu bagaimana bisa siswa atau pengawas membawa masuk handphone? Karena foto soal ini diambil dengan kamera handphone," pungkasnya.(mdk/cob)