4 Orang Berhasil Lari dari Serangan KKB Papua, Karena Hanya Luka Bacok
Menko Polhukam Wiranto mengatakan, pihak pemerintah terus melakukan operasi penyelamatan di Papua usai insiden pembunuhan belasan pekerja pembangunan jembatan di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga.
Menko Polhukam Wiranto mengatakan, pihak pemerintah terus melakukan operasi penyelamatan di Papua usai insiden pembunuhan belasan pekerja pembangunan jembatan di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga.
Hal ini disampaikan usai melakukan rapat koordinasi terbatas. Adapun rapat itu membahas tentang perkembangan penyelesaian permasalahan Papua.
"Saat ini operasi penyelamatan korban terus dilakukan. Baik di TKP maupun sekitar kejadian. Karena banyak juga dari para pekerja yang menyelamatkan diri secara terburai, tidak dalam kelompok," ucap Wiranto usai melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah pihak di kantornya, Jakarta, Selasa (11/12).
Total, masih kata dia, sudah 17 orang yang meninggal. Kemudian 4 yang berhasil diselamatkan.
"Lalu 4 (orang lagi) masih dalam pencarian. Menurut teman-temannya mereka bisa lari, karena hanya luka bacok. Kita harap bisa ditemukan dalam hidup. Karena mereka ini pahlawan pembangunan sebenarnya," ungkap Wiranto.
Dia mengatakan, musuh yang pernah mencoba melakukan perlawanan, sudah melarikan diri ke hutan-hutan di Papua.
"Musuh saat ini mencoba melakukan perlawanan telah melarikan diri. Sedang dilakukan pengejaran oleh aparat penegak keamanan," pungkas Wiranto.
Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Polda Jabar Beri Trauma Healing ke Irawan, Korban Selamat Penembakan Papua
Kisah Simon, Telusuri Hutan Papua Selama 3 Hari Demi Lolos Dari Kejaran KKB
Polda Papua dan Kodam Cenderawasih Bentuk Tim Pemburu KKB Nduga
Inilah Hasil Penyusuran TNI dan Polri di Wilayah Nduga Papua
Kisah Simon Tandi, Pekerja Trans Papua Lolos dari Pembunuhan KKB
4 Strategi Tim Prabowo Ingin Kuasai Wilayah Basis Jokowi
Kapolres Jayawijaya Serahkan Jenazah Matius Korban KKSB ke PT. Istaka Karya