LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

4 Kebrutalan anak jenderal penabrak puluhan siswa SMA Hang Tuah

Korban Alif Kurnia Safitri (15), alami patah tulang bagian tangan dan kaki kanannya serta mengalami patah tulang ekor.

2013-11-05 09:01:00
Anak Polisi Arogan
Advertisement

Anggara Putra Trisula (APT), anak Brigjen Pol (purn) Totok ini mengamuk di halaman SMA Hang Tuah 2, Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Kamis (31/11). Polisi baru mampu memeriksa anak jenderal itu setelah sempat hari setelah kejadian.

Akibat ulahnya itu, satu di antara puluhan pelajar SMA Hang Tuah 2, mengalami luka serius dan harus dirawat di RS Mitra Keluarga, Waru, Sidoarjo. Alif Kurnia Safitri (15), mengalami patah tulang di bagian tangan dan kaki kanannya serta mengalami patah tulang ekor.

Berikut empat kebrutalan anak jenderal penabrak puluhan siswa Hang Tuah 2.

Tabrak puluhan siswa dan guru

Anggara mengamuk dan menabrakkan mobil Honda Jazz bernopol `L 177 AY yang dia kendarai ke arah puluhan siswa-siswi dan guru di halaman sekolah saat jam istirahat berlangsung. Penyebabnya karena APT tersinggung kata-kata satpam SMA Hang Tuah 2.

"Dia datang ke sekolah, katanya mau ngasihkan makanan ke salah satu siswi yang bersekolah di situ (SMA Hang Tuah 2). Siswi itu pacarnya, saat hendak masuk ke halaman sekolah, ditegur oleh satpam sekolah," kata sumber tadi saat ngobrol di warung kopi dekat SMA Hang Tuah 2, Minggu malam (3/11).

Advertisement

Marah-marah pada satpam sekolah

Si satpam melarang mobil Anggara ikut masuk ke area sekolah (hanya APT saja yang masuk ke dalam sekolah) lantaran dia bukan salah satu siswa di SMA Hang Tuah 2.

"Mendapat teguran dari si satpam itu, dia marah dan langsung tancap gas dan menabraki puluhan pelajar dan guru yang berada di halaman sekolah," kata sumber yang mengaku berasal dari Jombang dan tinggal di daerah sekitar SMA Hang Tuah itu.

Advertisement

Menghilang usai nabrak

Pasca-insiden di SMK Hang Tuah 2, Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur pada Kamis lalu (31/10), keberadaan Anggara Putra Trisula (21), belum diketahui hingga saat ini. Bahkan polisi belum memeriksa anak pensiunan jenderal polisi itu.

Saat wartawan melakukan konfirmasi ke rumahnya di Jalan Sidosermo PDK IV/Kav 68, Wonocolo, Surabaya, hanya ada seorang penjaga rumah yang dilengkapi CCTV tersebut.

"Wah bapak sama keluarganya sedang keluar. Tidak tahu ke mana. Kapan pulangnya juga tidak tahu. Tapi memang benar ini rumahnya Mas Anggara (APT), tapi dia sudah lama tidak tinggal di sini. Katanya sih tinggal di rumah saudaranya, nggak tahu di mana," kata penjaga rumah yang mengaku bernama Nanda, Senin siang (4/11).

Pascainsiden itu, hingga saat ini, Anggara masih menghirup udara bebas. Padahal, akibat insiden tersebut, seorang siswi terpaksa dirawat intensif di RS Mitra Keluarga karena mengalami luka serius. Tulang kaki dan tangan kanannya patah serta tulang ekornya juga patah.

Belum ditahan

Anggara Putra Trisula (APT), anak Brigjen Pol (purn) Totok belum ditahan pihak kepolisian meski sudah banyak bukti dan saksi. Sempat menghilang beberapa hari, Anggara baru menjalani pemeriksaan oleh Polres Sidoarjo.

Menurut Kasat Reskrim Polres Sidoarjo, AKP Rony Setiyadi, Anggara diperiksa di ruang Unit Pidekter Satreskrim Polres Sidoarjo. "Terlapor memang kami periksa sejak siang tadi," kata Rony kepada wartawan, Senin (4/11).

Rony mengatakan, pihaknya belum mendapat hasil dari pemeriksaan Anggara, karena pemeriksaan tersebut masih berlangsung. "Belum ada hasil, karena masih dalam proses," ujar Rony.

Baca juga:
3 Bentuk dukungan pacar pasca Anggara tabrak belasan siswa
Demo buruh jadi alasan polisi lamban tangani kasus Anggara
Ditemani pacar, anak Brigjen Totok si penabrak siswa diperiksa
4 Kisah kurang ajar anak polisi resahkan masyarakat
Anak polisi penabrak siswa di Sidoarjo dibela pacar di Twitter

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.