4 Hal unik ini tak bisa lepas dari Jojon
Banyak hal yang bisa dikenang dari sosok Jojon. Kiprahnya dalam dunia lawak tak diragukan lagi.
Komedian senior Dh Juhri Masdjan atau lebih dikenal dengan Jojon pada Kamis (6/7) kemarin menghembuskan napas terakhir. Pecinta seni Tanah Air telah kehilangan sosok Jojon. Ciri khas ini paling menonjol dalam setiap penampilan Jojon. Pria kelahiran Karawang 1947 ini selalu memasang kumis kecil ala Charlie Chaplin atau Adolf Hitler. Tidak hanya kumis, ciri khas Jojon lain adalah memakai celana gantung. Bajunya dimasukkan lalu memakai celana gantung di atas mata kaki. Setiap kali tampil di atas panggung dan layar kaca, Jojoj juga kerap memakai kaos kaki panjang. Celananya yang gantung membuat kaos kaki panjangnya terlihat jelas. Dalam berakting, Jojon juga sering menampilkan wajah memelas. Apalagi kalau sudah dimarahi oleh lawan aktingnya.
Jojon meninggal setelah sebelumnya sempat dirawat di Rumah Sakit Premiere, Jatinegara, Jakarta Timur. Ia meninggal setelah mengalami sakit jantung.
Banyak hal yang bisa dikenang dari sosok Jojon. Kiprahnya dalam dunia lawak tak diragukan lagi.
Banyak hal unik yang menjadi ciri khas Jojon saat tampil melawak. Apa saja?Kumis Hitler
Penampilan Jojon kerap kali mengundang tawa. Apalagi celotehannya ditambah mimik wajahnya terlihat ada kumis kecil.
"Saya kehilangan mas Jojon, dia adalah karakter murni. Tanpa ada benda dia tetap lucu. Dia orangnya selalu lucu," kata Dorce di RS Premier Jatinegara, Jakarta Timur.
Ditambahkan Dorce, Jojon adalah sosok yang selalu menjunjung profesionalitas. Jojon juga pelawak yang tak pernah usil kepada lawan mainnya.
"Dia selalu profesional dan on time. Orangnya selalu ceria dan tidak pernah usil. Dia tuh profesional. Dia terkenal dengan kumisnya," katanya.Celana gantung
Jojon mengawali karier dengan grup lawak Jayakarta Grup bersama Hasanuddin atau U'u, Suprapto atau Esther, Chaplin, dan Cahyono. Jojon kala itu eksis pada tahun 70 dan 80-an.
Ciri celana bretel menggantung ini menjadi mudah diingat oleh penggemarnya. "Dia selalu profesional dan on time. Orangnya selalu ceria dan tidak pernah usil. Dia tuh profesional. Dia terkenal dengan celana pendeknya, kumisnya," kata Dorce.
Sebuah doa pun dipanjatkan oleh Dorce untuk Jojon. "Selamat jalan Mas Jojon semoga dapat tempat yang layak di sisi Allah," tandasnya.Kaos kaki panjang
Dari penampilannya saja, sudah mengundang gelak tawa. Biasanya Jojon memakai kaos kaki putih dan hitam. Ia kemudian memakai sepatu pantofel.
Kebayangkan penampilan kumis ala Hitler, celana gantung dan kaos kaki panjang. Siapa yang tidak tertawa?Wajah memelas
Mimik wajah memelas ini sering membuat orang tertawa. Wajah memelas Jojon ini bukan untuk dikasihani, tapi itu bagian dari aktingnya.
"Beliau sangat serius. Mengingat waktu di Srimulat, Pak Jojon sangat hebat dalam dunia lawak. Tidak ada duanya. Ketika di rumah menjadi alim menjadi seorang bapak," ungkap Tarsan.
Bagi Tarsan, banyak hal yang bisa ditiru dari sosok Jojon. "Jojon menjadi inspirasi bagi saya dan patut ditiru," katanya.