4 Fakta tragis bocah disiksa ibunya
Selain menyiksa Adit, Vina juga meninggalkannya di ladang sawit hingga akhirnya ditemukan pedagang sayur.
Lagi, bocah dianiaya ibu kandungnya sendiri. Cerita tragis itu dialami Adit (6) warga Ujung Batu Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Entah apa yang dipikirkan Vina, ibu Adit, sampai hati menyiksa anaknya sendiri. Menurut keterangan, Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Kampar, Repol, Adit (6)? mengalami luka di sekujur tubuh bahkan di bagian kepala terdapat beberapa luka bekas benda tumpul. Bibir Adit juga tampak bengkak dan memerah diduga bekas seperti digunting begitu juga hidungnya, bahkan di punggung bocah ini hitam seperti bekas seterika. Menurut Kapolres Kampar, AKBP Ery Apriyono, bocah tersebut disiksa oleh ibunya. Sekujur tubuh bocah itu terdapat bekas penganiayaan. Alat kelamin dan lidahnya dipotong oleh ibunya sendiri. Seorang bocah laki-laki bernama Adit (6) warga Ujung Batu Kabupaten Rokan Hulu, ditemukan seorang pedagang sayur di areal perkebunan kelapa sawit PTPN Kebun Tandun desa Kasikan kecamatan Taphul kabupaten Kampar. Sebelum ke rumah sakit, seorang buruh yang merasa prihatin berinisiatif untuk merawat Adit setelah ditemukan oleh tukang sayur. Baca juga:
Selain menyiksa Adit, Vina juga tak bertanggung jawab dan meninggalkannya di ladang sawit hingga akhirnya ditemukan oleh pedagang sayur sekira pukul 13.00 WIB di blok S Afdeling IV PTPN Kebun Tandun Desa Kasikan Kecamatan Taphul. Pedagang sayur itu mengantarkan Adit ke perumahan Afdeling IV Tandun.
Dari sana Adit baru diantar ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Sedang polisi masih terus mencari rumah Adit berikut orang tuanya. Menurut pengakuan Adit, ayahnya seorang sopir kebun sawit bernama Isam dan ibunya bernama Vani. Fakta-fakta kekerasan secara fisik dan cerita dari Adit terus ditelusuri polisi. Berikut adalah 4 fakta di balik penganiayaan Adit.Lidah dan kelamin digunting
"Lidah dan alat kelaminnya pun tampak bekas sobek, seperti disayat benda tajam, sangat memprihatinkan melihatnya," ujar Repol miris.
Saat ini, Repol mengaku fokus pada penyembuhan Adit, agar bocah tersebut cepat sehat dan bisa beraktivitas kembali dengan normal.Ada luka bekas setrika
"Sedangkan bagian punggung luka seperti disetrika dan sudah mulai mengering, pada kaki dan tangan banyak mengalami luka lecet. Saat ini anak tersebut (Adit) dirawat di RSUD Bangkinang untuk menunggu transfusi darah karena HB-nya 4,6,"ungkap Ery kepada merdeka.com, Selasa (17/12).Dibuang di kebun sawit
"Adit seorang bocah 6 tahun ditemukan oleh pedagang sayur, di sebuah perkebunan kelapa sawit dalam kondisi berlumuran darah, sekujur tubuhnya terdapat bekas penganiayaan, alat kelamin dan lidahnya dipotong oleh ibunya sendiri,"ujar Kapolres Kampar, AKBP Ery Apriyono, kepada merdeka.com, Selasa (17/12).
Ery menambahkan, bocah malang tersebut ditemukan pada Minggu (15/12), sekira pukul 13.00 WIB di blok S Afdeling IV PTPN Kebun Tandun Desa Kasikan Kecamatan Taphul, yang ditemukan sedang sendirian saat berada di jalan areal kebun sawit oleh seorang pemuda (pedagang sayur) lalu pemuda tersebut mengantarkan Adit ke perumahan Afdeling IV Tandun.Sempat dirawat buruh
"Lalu anak tersebut sempat dirawat oleh seorang Buruh Harian Lepas (BHL) yang bersedia merawatnya bernama Dahniar (BHL afdeling IV PTPN) dan atas saran warga anak tersebut dibawa untuk diperiksa kesehatannya di RS Tandun pada Senin (16/12) pada pukul 09.00 WIB lalu korban dirujuk dan sampai sekitar pukul 21.00 WIB di RSUD Bangkinang," ujar Kapolres Kampar, AKBP Ery Apriyono, kepada merdeka.com, Selasa (17/12).
Dari hasil pemeriksaan, pada tubuh bocah tersebut terlihat memprihatinkan, diduga mengalami penyiksaan dengan terdapat luka-luka pada sekujur tubuh di antaranya bibir, lidah dan kemaluan anak tersebut digunting oleh ibunya (pengakuan Adit), bagian kepala luka robek yang parah dibiarkan.
Polisi didesak segera cari ibu penyiksa bocah di Riau
Bocah disiksa ibu luka di sekujur tubuh, kepala penuh luka
Bocah 6 Tahun disiksa ibu di Riau, lidah dan kemaluan digunting
Bocah disiksa ibu di Riau, ada luka bekas setrika di punggung