4 Dari 8 penumpang korban Express Air sudah pulang dari RS THT
Bambang mengaku, kondisi keseluruhan pesawat rute Jakarta-Sorong itu telah dicek sebelum diizinkan terbang. Sebelum take off, kata dia, dari hasil pengecekan dinyatakan pesawat dalam kondisi baik dan siap untuk dioperasikan.
Pihak maskapai Express Air menyatakan meminta maaf atas insiden yang terjadi pada pesawat dengan nomor penerbangan XN 812. Yang mana pesawat itu harus kembali ke Bandara Soekarno-Hatta setelah sempat terbang selama 15 menit menuju Sorong, Papua pada Minggu (22/1).
Direktur Operasional Express Air Captain Bambang Hermanto mengatakan, delapan orang menjadi korban atas peristiwa rusaknya bagian pesawat itu dan harus dirawat di Rumah Sakit THT Proklamasi.
"Empat dari delapan penumpang yang dirawat di Rumah Sakit THT Proklamasi di BSD sejak hari Minggu lalu sudah dipulangkan. Sedangkan penanganan ganti rugi penumpang lain, termasuk urusan refund hingga dialihkan ke penerbangan lain, sudah selesai," kata Bambang, Rabu (25/1).
Menurutnya, sumber udara yang dipergunakan untuk cabin pressurization system bermasalah. Hal itu menyebabkan kecepatan naiknya udara di dalam pesawat menjadi tidak normal.
Bambang mengaku, kondisi keseluruhan pesawat rute Jakarta-Sorong itu telah dicek sebelum diizinkan terbang. Sebelum take off, kata dia, dari hasil pengecekan dinyatakan pesawat dalam kondisi baik dan siap untuk dioperasikan.
"Namun, ketika pesawat lepas landas mendekati ketinggian 18.000 kaki, baru ketahuan sistem tekanan udara di kabin tidak normal," tuturnya.
Namun begitu berada di atas ketinggian itu, tekanan udara di dalam kabin tidak cepat atau tidak sesuai dengan ketinggian terbang pesawat. Dampaknya terasa sakit di telinga.
Bambang menuturkan, pihaknya menduga saluran yang meneruskan suplai udara terhambat. Sumber udara di kabin berasal dari putaran mesin yang diteruskan untuk masuk ke dalam kabin.
Meski begitu, masalah suplai udara pesawat tersebut sudah ditangani. Pesawat yang sempat bermasalah itu telah dioperasikan kembali menerbangkan penumpang ke Sorong pada Senin (23/1) malam.
Baca juga:
8 Penumpang korban Express Air dirawat RS THT Proklamasi
Penjelasan Express Air soal oksigen di pesawat tiba-tiba berkurang
Kesaksian penumpang Express Air, oksigen kabin tiba-tiba bermasalah
5 Penumpang Express Air mengalami pendarahan di hidung
Oksigen kabin berkurang, Express Air balik ke Bandara Soekarno-Hatta