4 Bukti Kopassus tentara perkasa dan disegani di dunia
Kemampuan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) sebagai pasukan elite TNI tidak perlu diragukan. Ini dibuktikan dengan berbagai prestasi di dalam maupun luar negeri yang ditorehkan.
Kemampuan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) sebagai pasukan elite TNI tidak perlu diragukan. Ini dibuktikan dengan berbagai prestasi di dalam maupun luar negeri yang ditorehkan.
Kopassus sendiri memiliki kemampuan yang luar biasa seperti bergerak cepat di setiap medan, menembak dengan tepat, pengintaian, dan anti-teror. Ini yang menjadikan Kopassus disegani dunia internasional.
Kopassus juga masuk dalam daftar 5 pasukan elite Indonesia yang disegani. Berikut ini kehebatan dan prestasi Kopassus yang diakui dunia Internasional:
Kemampuan bela diri
Setiap pasukan elite di dunia punya bela diri. Jika peluru sudah habis, maka pertempuran akan dilanjutkan dengan pisau bahkan tangan kosong. Ada beberapa bela diri yang dikuasai anggota Kopassus. Pertama adalah Yongmoodo yang menjadi bela diri wajib militer di Indonesia.
Anggota Kopassus juga menguasai seni bela diri Merpati Putih. Dengan pernapasan dan tenaga dalam, mereka membuktikan mampu menembak dan berkelahi dengan mata tertutup. Bahkan naik motor dengan mata ditutup keliling kompleks.
Tak cuma itu setiap prajurit mampu mematahkan besi di atas lampu neon. Mematahkan kayu dengan uang kertas dan kemampuan lain di atas manusia normal.
Penembak jitu
Keahlian menembak sasaran secara tepat menjadi syarat mutlak anggota pasukan elite seperti Kopassus. Sebab, berbeda dengan pasukan biasa, pasukan elite menjadi andalan untuk menjalankan tugas-tugas penting yang tentunya memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Dalam pertemuan Pasukan Elite Asia Pasific yang diselenggarakan pada Desember 2006, personel Kopassus meraih juara penembak jitu (sniper).
Canggihnya, senjata yang digunakan merupakan senjata buatan bangsa sendiri yang diproduksi oleh PT Pindad. Sementara, di posisi kedua diraih oleh pasukan elite Australia.
Membebaskan banyak sandera
Kopassus telah menorehkan catatan tinta emas dalam mengemban setiap misi salah satunya Operasi Pembebasan Sandera. Salah satunya di Banti Papua akhir tahun 2017 yang lalu.
Jumlah warga yang berhasil dievakuasi dari Kampung Kimbely sebanyak 104 laki-laki, 32 perempuan dan 14 anak-anak serta dari Kampung Longsoran sebanyak 153 laki-laki (satu di antaranya orang asli Papua), 31 perempuan dan 10 anak-anak.
Kopassus latih pasukan militer negara lain
Kehebatan dan kekuatan yang dimilikinya Kopassus tidak perlu diragukan lagi. Ini yang membuatnya disegani militer negara lain. Bahkan, sejumlah negara di dunia meminta Kopassus untuk melatih pasukan militernya, seperti negara-negara di Afrika Utara dan Kamboja.
80 Persen pelatih militer di negara-negara Afrika Utara diketahui menggunakan pelatih militer dari Kopassus. Para perwira Kopassus ditugaskan untuk melatih pasukan militer yang dimiliki negara-negara di benua hitam itu.
Sementara itu, Kamboja juga telah lama menggunakan pelatih militer dari Kopassus. Tak tanggung-tanggung, pasukan yang dilatih Kopassus adalah pasukan khusus bernama Batalyon Para-Komando 911. Pasukan itu merupakan bagian dari tentara Kerajaan Kamboja (Royal Cambodian Army).
(mdk/did)