4 Bahaya orang yang nekat operasi ganti kelamin
Saat ini sudah banyak orang Indonesia yang melakukan operasi ganti kelamin.
Operasi ganti kelamin dari perempuan ke laki-laki, juga sebaliknya masih terdengar tabu di Indonesia. Hal itu karena dianggap menyalahi kodrat dan bertentangan dengan agama.
Meski begitu, saat ini sudah banyak orang Indonesia yang melakukan operasi ganti kelamin. Padahal banyak risiko dari operasi tersebut. Risiko tersebut antara lain ialah:
Picu penyakit kanker
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, Titi Moertolo, mengatakan penambahan hormon bagi para transgender, seperti penambahan hormon estrogen pada wanita transgender akan memicu risiko penyakit kanker. Hormon estrogen merupakan salah satu pemicu munculnya kanker.
"Hormon estrogen itu kan senyawa steroid yang berfungsi sebagai pemicu perkembangan organ seks dan reproduksi pada wanita maupun pria. Stimulasi hormon estrogen yang terus menerus akan mengakibatkan pertumbuhan sel kanker semakin banyak," ungkapnya, beberapa waktu lalu.
Titi sendiri belum mengetahui manakah antara hormon estrogen alami atau buatan yang memiliki risiko pemicu kanker yang lebih tinggi. Namun dia meyakini bahwa zat atau hormon yang dimasukkan ke dalam tubuh manusia secara buatan akan memiliki risikonya tersendiri.
Gangguan psikologis
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, Titi Moertolo, menjelaskan orang yang melakukan operasi ganti kelamin tidak akan merasa puas saat melakukan hubungan seksual. Karena hanya kelamin saja yang berganti, tapi jiwa seksualnya masih dengan status sebelumnya.
"Dari kesehatan itu sendiri tidak ada efek samping ya. Yang ada itu dari segi kejiwaan, psikologisnya. Orang-orang yang melakukan operasi ganti kelamin itu tidak akan merasa puas saat melakukan hubungan seksual. Berbeda dengan sebelum mereka melakukan operasi," katanya.
Kematian jaringan pada penis yang baru dibentuk
Risiko ini terjadi terhadap wanita yang berganti kelamin ke pria. Risiko akan lebih tinggi jika wanita yang berubah menjadi pria melakukan perbaikan penis baru.
Resiko ini dianggap tinggi karena operasi memiliki banyak tahap yang berbeda. Serta tingginya tingkat kesulitan yang ditemui dalam operasi seperti ini.
Sakit panjang pasca operasi
Proses operasi ganti kelamin tentu rumit dan panjang. Dengan begitu rumitnya operasi yang harus dijalani, maka bisa dipastikan pasca operasi akan merasakan sakit yang tak terhingga.
Sakit ini disebabkan oleh luka yang belum mengering. Sehingga bisa berlangsung hingga berbulan-bulan, bahkan bisa menyebabkan tidak bisa berjalan selama rasa sakitnya masih ada.
(mdk/has)