33 anak di Tangerang Selatan menderita gizi buruk
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan kota Tangsel, Iin Sofiyawati menerangkan, dari jumlah 59 anak penderita gizi buruk di Bulan Januari 2018 kemarin, 26 anak di antaranya sudah tertangani.
33 anak di Tangerang Selatan menderita gizi buruk. Angka tersebut menurun di banding jumlah penderita gizi buruk di bulan Januari 2018 kemarin yang mencapai 59 anak.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan kota Tangsel, Iin Sofiyawati menerangkan, dari jumlah 59 anak penderita gizi buruk di Bulan Januari 2018 kemarin, 26 anak di antaranya sudah tertangani.
"Bulan Januari ada 58 orang, sudah ditangani dan sudah ada yang lulus 26 orang setelah diintervensi diadakan pendampingan dan kunjungan rumah," jelas dia di Dinas Kesehatan kota Tangsel, Selasa (13/3).
Diterangkan dia, kunjungan ke rumah pasien oleh tim medis Puskesmas, dilakukan setiap satu minggu sekali.
"Anak ditimbang dan diperiksa, dilihat tumbuh kembangnya sampai kembali dalam kondisi normal," ucap Iin.
Menurut Iin, persoalan Gizi buruk di Tangsel menjadi perhatin serius Pemkot Tangsel, seiring gencarnya pembangunan sumber daya manusia yang terus digalakkan pemerintah kota Tangsel.
Di banding kabupaten dan kota lain di Provinsi Banten, Tangerang Selatan dianggap paling sedikit kasus gizi buruknya.
"Kami masih lebih baik dalam bidang kesehatan masyarakat, di banding kota kabupaten lain di Provinsi Banten," ucap Iin.
Baca juga:
Dinkes sebut penderita gizi buruk di Tangsel juga punya penyakit bawaan
Wapres JK janji pemerintah serius tangani stunting pada balita
Ke Solo, Wapres pantau penanganan anak kerdil di Posyandu
Kemenkes gunakan metode flying healthcare tangani gizi buruk di Asmat
Formappi soroti pengawasan DPR yang lemah, gizi buruk di Asmat luput