LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

30 Menit Menegangkan Penangkapan Kobra 2 Meter di GDC Depok

Raka, warga lainnya mengakui rumahnya pernah kemasukan ular. Ukurannya serupa, 2 meter. Peristiwa itu sekitar 2-3 tahun silam.

2019-12-13 16:43:21
Ular Kobra
Advertisement

Rita, warga Klaster Anggrek 2 Perumahan Grand Depok City (GDC), Blok M 143, kaget bukan kepalang melihat seekor induk kobra muncul di halaman rumahnya. Kobra ukuran 2 meter itu coba masuk ke pipa lubang saluran AC.

Sulistyo, petugas keamanan klaster mengakui komplek tempatnya bekerja beberapa kali ditemukan ular. Bahkan satu bulan ini, terhitung tiga kali namun ukurannya kecil.

"Kita temuin dalam satu bulan itu 3. Di sini satu, di rumah warga 1, sama pas di jalur Blok S. Kalau yang kita matiin itu ukurannya wah besar. Kalau yang kita enggak matiin, kita lepas lagi ukurannya kecil, anak gitu. Dilepasnya ke sungai," kata Sulistyo saat ditemui merdeka.com, Jumat (13/12).

Advertisement

Ketika ular ditemukan di rumah Rita, Sulistyo langsung meminta si pemilik rumah memasak air panas agar kobra yang coba masuk ke paralon keluar. Menurutnya, proses evakuasi ular kobra kemarin sampai 30 menit.

Rumah Tetangga juga Dimasuki Ular

Raka, warga lainnya mengakui rumahnya pernah kemasukan ular. Ukurannya serupa, 2 meter.

Advertisement

"Dulu saya pernah kemasukan ular juga, sekitar setahun yg lalu, lumayan ukurannya sekitar 2 meter. Nah kayaknya udah 2-3 hari di situ dan udah makan tikus kayaknya, soalnya pas ditangkap itu perutnya gede gitu," ujar Raka di kediamannya di Blok M, 141.

Raka menduga, lahan kosong di klaster diduga jadi sebab banyaknya ular berkeliaran. Ditambah lagi, alang-alang tumbuh sangat tinggi.

"Kita udah lapor tapi alasan GDC itu katanya gini, tanah ini katanya sudah dibeli oleh investor gitu, tapi enggak dibangun-bangun dan orangnya tuh enggak tanggung jawab, alamatnya enggak jelas gitu," kata Raka.

Setelah kejadian saat itu, Raka memang lebih waspada. Apalagi, kejadian yang pernah dialaminya dulu kini terjadi di rumah tetangganya.

"Setelah ada kabar ular ini yang biasanya jendela rumah saya buka, ini jadi gak berani buka," pungkasnya.

Reporter Magang: Bagus Kusumo Sejati

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.