3 Warga Sangihe masih tertimbun tanah longsor, 1 ditemukan tewas
Hingga kini petugas masih berusaha mengangkat korban yang masih tertimbun longsor.
Tiga warga Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi utara (Sulut) masih tertimbun longsor, sementara satu warga ditemukan meninggal, kata Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Utara Christian Laotongan, Rabu.
"Memang pada saat kejadian (longsor) pada hari Selasa (21/6) ada lima warga yang diinformasikan tertimbun. Satu korban luput, satu orang ditemukan meninggal, sementara tiga lainnya masih tertimbun," kata Laotongan di Manado, Rabu (22/6).
Dia mengatakan, BPBD dibantu aparat keamanan, relawan maupun warga setempat terus melakukan pencarian terhadap korban yang masih tertimbun longsor.
"Satu korban yang berhasil dievakuasi dalam keadaan meninggal ditemukan pada pukul 14.50 WIB kemarin," jelasnya dikutip dari Antara.
Dia mengatakan, selain bencana tanah longsor, banjir juga menerjang sejumlah tempat seperti di Kecamatan Tahuna Barat, Kecamatan Tahuna, Kecamatan Manganitu, Kecamatan Tatoareng, Kecamatan Manganitu Selatan, Kecamatan Kendahe, Kecamatan Tabukan Utara, dan Kecamatan Tamako.
"Sekarang ini jumlah kerugian akibat rumah hancur atau rusak terus dilakukan. Di Tatoareng sebanyak 127 rumah rusak, dan banyak warga yang diungsikan ke tempat yang lebih aman," pungkasnya.