LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

3 Skema Tahapan Pembukaan Pariwisata di Pulau Dewata

Gubernur Bali Wayan Koster menyiapkan skema pembukaan tempat pariwisata. Ada tiga tahapan yang disampaikan Koster. Tahap pertama tanggal 9 Juli mendatang akan membuka beberapa sektor seperti perdagangan dan industri untuk pergerakan aktivitas di Bali. Namun hal ini terlebih dahulu melihat perkembangan Covid-19 di Bali.

2020-06-18 02:35:00
Pariwisata Bali
Advertisement

Gubernur Bali Wayan Koster menyiapkan skema pembukaan tempat pariwisata. Ada tiga tahapan yang disampaikan Koster. Tahap pertama tanggal 9 Juli mendatang akan membuka beberapa sektor seperti perdagangan dan industri untuk pergerakan aktivitas di Bali. Namun hal ini terlebih dahulu melihat perkembangan Covid-19 di Bali.

Kemudian bila tahap pertama berhasil, maka akan dilanjutkan tahap kedua yakni membuka wisatawan domestik. Selanjutnya, bila tahap kedua berhasil akan dilanjutkan ke tahap ketiga membuka pariwisata mancanegara.

"Maka akan dilanjutkan ke tahap kedua untuk wisatawan domestik atau wisatawan Nusantara itu kalau berhasil akan dilaksanakan Bulan Agustus. Berlanjut, kalau ini berhasil untuk wisatawan mancanegara tahap ketiga akan dilaksanakan Bulan Desember," kata Koster usai Rapat Koordinasi Kesiapan New Normal di Bali bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio di restoran Bebek Tepi Sawah, Gianyar, Bali, Rabu (17/6).

Advertisement

Namun tahapan tersebut bisa berubah-ubah tergantung kondisi di Bali. "Tapi ini hanya ancang-ancang bukan jadwal. Jadi pelaksanaannya, jadi apa tidak itu sangat bergantung dari perkembangan situasi dan dinamika Covid-19, khususnya transmisi lokal di Provinsi Bali," sambung Koster.

Menurutnya, pembukaan pariwisata di Pulau Dewata harus dilaksanakan dengan hati-hati. Hal itu agar tidak ada gelombang pandemi Covid-19 kedua di Bali.

"Bapak Presiden juga telah memberikan arahan. Bapak Menteri Pariwisata juga mempunyai pandangan yang sama. Untuk pariwisata ini sangat hati-hati, dan jangan sampai terjadi pandemi Covid-19 gelombang kedua di Provinsi Bali. Karena itu, sangat berisiko dan sangat berat dihadapi di periode kedua nanti," ujar Koster.

Advertisement

Koster menerangkan bahwa perkembangan Covid-19 di Bali masih cukup dinamis sampai hari ini. Selain itu, transmisi lokal masih cukup tinggi di beberapa wilayah seperti di Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Gianyar dan Klungkung. Sehingga dari sisi kesehatan, pihaknya melihat bahwa Bali belum kondusif untuk dilaksanakan protokol kesehatan dalam konteks pariwisata.

"Kami telah punya perencanaan. Rencananya, kalau situasinya kondusif itu tanggal 9 Juli (2020) kita akan baru berlakukan terbuka untuk hanya Bali saja. Pergerakan untuk Bali dalam beberapa sektor kecuali pendidikan dan pariwisata. Kalau pariwisata kami masih melihat perkembangan (Covid-19)," imbuhnya.

Baca juga:
Pemerintah Belum Siap Buka Kembali Pariwisata di Bali
Soal Protokol Covid-19, Menpar Akui Tidak Gampang Mengatur Masyarakat Disiplin
Menengok Tradisi Pemakaman di Desa Trunyan
Wishnutama Belum Memastikan Kapan Pariwisata di Bali Dibuka
Meski Masih Ditutup, Kawasan Kintamani Bali sempat Dipenuhi Wisatawan

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.