3 Penerbangan haji Embarkasi Solo terlambat, ini penjelasan Dirut Garuda
3 Penerbangan haji Embarkasi Solo terlambat, ini penjelasan Dirut Garuda. Garuda Indonesia mempunyai program khusus untuk memastikan seluruh pesawat yang digunakan untuk penerbangan haji dalam kondisi sehat. Ia mengaku, keterlambatan pemberangkatan hanya terjadi di Embarkasi Solo.
Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N Mansury berjanji akan meningkatkan perawatan pesawat agar seluruh penerbangan haji di sembilan embarkasi tanah air berjalan lancar. Pernyataan Pahala tersebut menanggapi adanya tiga keterlambatan penerbangan haji hingga kima jam di Embarkasi Solo beberapa hari lalu.
"Dari sisi pesawat memang ada maintenance pesawat yang harus kita lakukan, sehingga harus menunggu lima jam dan tiga jam. Kondisi sekarang sudah kembali normal, kita berharap sampai akhir periode nanti," ujar Pahala, seusai melewati calon haji Kloter 66 asal Kabupaten Jepara, di Apron Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, Minggu (5/8).
Kata Pahala, Garuda Indonesia terus berusaha meningkatkan maintenance dan penyehatan pesawat yang pengangkut jemaah. Garuda Indonesia mempunyai program khusus untuk memastikan seluruh pesawat yang digunakan untuk penerbangan haji dalam kondisi sehat. Ia mengaku, keterlambatan pemberangkatan hanya terjadi di Embarkasi Solo.
"Itu dari satu pesawat yang punya pengaruh pada tiga penerbangan dan keempatnya sudah kembali lancar. Jadi cuma tiga saja (penerbangan) yang terpengaruh, sekarang semua sudah kembali normal. Di Balikpapan kemarin ada sedikit keterlambatan tapi tidak terkait perawatan pesawat," tandasnya.
Sebelumnya pada Senin (30/7) lalu, 2 kloter calon jemaah haji asal Kabupaten Klaten mengalami penundaan pemberangkatan ke tanah suci. Penundaan tersebut akibat adanya kendala teknis pesawat.
General Manager Garuda Indonesia Branch Office Solo, Hendrawan menjelaskan, penundaan itu terkait teknis pesawat yang membutuhkan waktu untuk perbaikan.
"Ini lebih pada hal teknis pesawat demi safety flight," ujar Hendrawan saat dihubungi merdeka.com.
Menurut Hendrawan, penundaan yang sama juga terjadi pada Kloter 19, beberapa waktu lalu. Jemaah haji asal Kabupaten Temanggung dan Magelang tersebut harus menunggu beberapa jam untuk bisa terbang ke tanah suci.
Baca juga:
Garuda Indonesia telah berangkatkan 71.524 calon jemaah calon haji
8 Calon haji Embarkasi Solo meninggal dunia
Ubah layanan pemeriksaan, Calhaj embarkasi Surabaya tak lagi kehausan
Iran cemas Saudi gunakan dana haji buat perang di Yaman
BPKH target kelola Rp 110 triliun dana haji hingga akhir 2018
Maybank kini punya program tabungan haji dan umrah, setoran awal mulai Rp 100.000