LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Nasib Najib Razak setelah tidak menjabat perdana menteri Malaysia

Najib mengalami masalah imbas dari dugaan keterlibatan dalam skandal kasus korupsi 1MDB senilai USD 3,2 miliar.

2018-05-18 02:51:00
Najib Razak
Advertisement

Najib Razak kalah dalam pemilu Malaysia melawan Mahathir Mohamad pada 9 Mei 2018. Kini Malaysia dipimpin kembali oleh Perdana Menteri Mahathir Mohamad (92), seorang pemimpin tertua di dunia dari Partai Partai Pakatan Harapan. Dalam Pemilu Malaysia kemarin untuk pertama kalinya partai oposisi memperoleh kemenangan selama 60 tahun.

Kini nasib Najib tak seberuntung saat menjadi Perdana Menteri Malaysia. Najib mengalami masalah imbas dari dugaan keterlibatan dalam kasus skandal korupsi 1MDB senilai USD 3,2 miliar. Berikut kondisi terkini Najib Razak setelah melepas jabatan PM Malaysia:

Advertisement

Najib Razak dilaporkan ke KPK Malaysia

Mantan pejabat Komisi Anti korupsi Malaysia, Abdul Razak Idris, melaporkan mantan Perdana Menteri Najib Razak ke lembaga antirasuah MACC, 14 Mei 2018. Abdul menuding Najib Razak, secara pribadi menghalangi penyelidikan skandal korupsi 1MDB senilai USD 3,2 miliar.

Abdul mengklaim Najib Razak, dengan bantuan pegawai negeri lainnya telah mencegah penyelidikan penuh terhadap miliaran dolar yang digelapkan dari 1MDB. Najib Razak diduga mentransfer USD 681 juta dari dana 1MDB ke rekening bank pribadinya, mendanai belanja mewah sang istri. Namun, perdana menteri ke-6 Malaysia tersebut membantah semua tuduhan yang diarahkan padanya.

Advertisement

Setelah tak menjadi PM Malaysia, Najib dicekal imigrasi Malaysia

Departemen Imigrasi Malaysia telah mencekal Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak beserta istrinya, Rosmah Mansor, untuk bepergian ke luar negeri. Pernyataan ini dikeluarkan beberapa saat setelah mantan perdana menteri itu berencana berlibur bersama keluarganya ke luar negeri, salah satunya ke Indonesia.

"Saya telah diberitahu bahwa pihak imigrasi tidak akan mengizinkan keluarga saya dan saya meninggalkan negara itu. Saya menghormati arahan dan akan tetap bersama keluarga saya di negara ini," ujar Najib di Twitter dan Facebooknya, Sabtu, 12 Mei 2018.

Rumah Najib digeledah polisi

Polisi Malaysia menggeledah rumah mantan Perdana Malaysia Najib Razak, 17 Mei 2018. Dari hasil penggeledahan itu, polisi menyita tas tangan dan beberapa barang pribadi lainnya sehubungan dengan adanya penyelidikan kasus pencucian uang.

Tak hanya kediaman Najib, polisi juga melakukan penggeledahan di kantor perdana menteri, kediaman resmi dan dua tempat tinggal kerabat Najib di sebuah kondominium mewah di Kuala Lumpur.

(mdk/mtf)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.