LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

3 Korporasi dan 5 perorangan diduga terlibat kasus karhutla di Sumsel

Siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan resmi ditutup, Rabu (31/10). Pada musim kebakaran hutan tahun ini, ada delapan kasus yang ditangani polisi.

2018-11-01 23:30:00
Kebakaran Hutan
Advertisement

Siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan resmi ditutup, Rabu (31/10). Pada musim kebakaran hutan tahun ini, ada delapan kasus yang ditangani polisi.

Diketahui siaga karhutla di Sumsel berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumsel Nomor 102/KTPS/BPBD-SS/2018, tanggal 1 Februari 2018 tentang Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan.

Karo Ops Polda Sumsel Kombes Pol Bambang Suminto mengungkapkan, kasus karhutla yang ditangani itu terdiri dari tiga korporasi dan lima perorangan. Kasus korporasi berada di Kabupaten Musi Banyuasin dan dua di Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Advertisement

"Ada delapan kasus karhutla yang ditangani, baik korporasi maupun perorangan," ungkap Bambang, Kamis (1/11).

Untuk perorangan, kata dia, tiga kasus diantaranya sudah penyerahan berkas ke kejaksaan atau P21. Sedangkan dua kasus lainnya masih dalam tahap penyidikan.

"Penyidik masih mendalami kasus ini sehingga berkasnya belum lengkap," kata dia.

Advertisement

Hanya saja, Bambang tidak mengetahui jumlah pasti luasan lahan yang terbakar di tahun ini. Menurut dia, lahan terluas yang terbakar berada di Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir.

"Untuk datanya saya kurang tahu. Tapi yang paling luas terdapat di lahan milik korporasi di Pedamaran," terangnya.

Sementara itu, Komandan Satgas Karhutla Sumsel, Kolonel Inf Iman Budiman mengatakan, dengan ditutupnya siaga karhutla otomatis seluruh ribuan petugas gabungan dikembalikan ke instansi masing-masing. Sementara pengawasan karhutla menjadi otoritas pemerintah daerah setempat.

"Dalam catatan kami, masyarakat tidak tahu tentang perda kebakaran. Ke depan, sosialisasi harus ditingkatkan sehingga karhutla bisa ditekan," pungkasnya.

Baca juga:
Sengketa Karhutla, JJP nilai kesaksian Bambang Hero banyak kejanggalan
BNPB sudah lakukan 14 kali water bombing, api Gunung Merbabu belum padam
Kebakaran hutan di Gunung Merbabu meluas, banyak pipa air putus
Kebakaran hutan di lereng Gunung Sumbing semakin meluas
PT Musim Mas beri hadiah Rp 25 juta untuk 4 desa bebas api
Balita dan anak penderita ISPA di Palembang tinggi akibat kebakaran hutan

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.