3 Korban Selamat Kecelakaan Bus ALS Dirujuk ke RS Bhayangkara Palembang
Dua korban menggunakan jalur darat dan satu korban atas nama Ngadiono (44) asal Pati, Jawa Tengah, dibawa melalui transportasi udara.
Tiga korban selamat dalam kecelakaan bus ALS-truk tangki di Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang. Satu korban di antaranya harus dievakuasi menggunakan helikopter.
Kepala RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang Kombes Pol Budi Susanto mengungkapkan, evakuasi direncanakan dilakukan besok pagi, Jumat (8/5).
Dua korban menggunakan jalur darat dan satu korban atas nama Ngadiono (44) asal Pati, Jawa Tengah, dibawa melalui transportasi udara.
Kondisi Ngadiono mengalami luka bakar 50 persen, sementara Jumiatun (35) istri Ngadiono dan Muhammad Fahrul Hubaidi (31), warga Tegal, Jawa Tengah, mengalami luka bakar 90 persen sehingga tak bisa dibawa menggunakan helikopter.
"Besok dirujuk ke Palembang, satu korban harus dibawa pakai helikopter," ungkap Kepala RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang Kombes Pol Budi Susanto, Kamis (7/5).
Budi menyebut ketiga korban telah menjalani tindakan operasi di RSUD Rupit, Muratara. Karena itu, diperlukan penanganan medis lebih optimal pascatindakan.
"Kita khawatirkan risiko pascatindakan atau kejadian, apalagi korban terbakar, seperti infeksi atau risiko lebih fatal lagi," kata Budi.
Budi memastikan pihaknya akan melakukan proses pemulihan para korban hingga sembuh. Dokter akan bekerja optimal memberikan pelayanan terbaik dengan fasilitas kesehatan yang lengkap.
"Poses pemulihan pasca operasi, korban akan menjalani perawatan secara penuh di RS Bhayangkara sampai sembuh," pungkas Budi.
Adu Banteng Bus ALS vs Tangki Minyak
Kecelakaan bermula saat sopir bus diduga berupaya menghindari lubang di jalan. Bus kemudian oleng dan pengemudi membanting setir ke kanan dalam kecepatan tinggi.
Di saat bersamaan, melaju truk tangki dari arah berlawanan hingga tabrakan keras tak terhindarkan. Benturan hebat membuat kedua kendaraan terbakar. Api dengan cepat membesar disertai beberapa kali ledakan dari lokasi kejadian.
"Kecelakaan diduga akibat pengemudi bus menghindari lobang dan dari arah berlawanan melaju kencang truk tangki," ungkap Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, Kamis (7/5).
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Karang Jaya, Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatra Selatan, Rabu (6/5/2026).