3 Bulan Menunggak, Listrik di Eks Arena Asian Games Palembang Diputus
Manajemen Jakabaring Sport City (JSC) Palembang belum membayar tagihan listrik selama tiga bulan. Akibatnya, PT PLN memutuskan jaringan listrik di eks arena Asian Games 2018 itu hingga tunggakan lunas.
Manajemen Jakabaring Sport City (JSC) Palembang belum membayar tagihan listrik selama tiga bulan. Akibatnya, PT PLN memutuskan jaringan listrik di eks arena Asian Games 2018 itu hingga tunggakan lunas.
GM PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu (WS2JB), Daryono membenarkan adanya tunggakan tersebut. Pihaknya sudah berkomunikasi dengan manajemen JSC agar membayar kewajibannya.
"Saya tidak hapal persis karena ditangani oleh kawan di area. Kalau tidak salah tunggakannya tiga bulan," ungkap Daryono, Kamis (20/6).
Menanggapi hal itu, Gubernur Sumsel Herman Deru meminta manajemen PT Anajiko Coorporate New Jakabaring Sport City selaku pengelola menyelesaikan persoalan tersebut. Sebab, stadion Gelora Sriwijaya dalam waktu dekat digunakan Sriwijaya FC untuk mengikuti Liga 2.
"Dalam waktu dekat akan terbayar setelah teken kontrak," ujarnya.
Menurut dia, JSC diproyeksikan menjadi sport tourism atau wisata olahraga. Oleh karena itu, diperlukan fasilitas listrik yang cukup sehingga bisa memberikan pelayanan maksimal kepada pengunjung.
"Mudah-mudahan Juli sudah clear semua," pungkasnya.
Baca juga:
Jokowi bangga Lindswell Kwok beri emas kedua untuk Indonesia
Jasa Marga implementasikan paket kebijakan tol dukung Asian Games 2018
PGN pasok gas ke kaldron Asian Games
Balai pertanian Bandara Soekarno Hatta siapkan instalasi karantina kuda Asian Games
Wagub Djarot 'pede' dua Venue Asian Games rampung Februari 2018
Menpora optimis kalahkan India jadi tuan rumah Asian Games 2019