27 Kota/Kabupaten Siap Ramaikan Kirab Budaya Garut dalam Milangkala Tatar Sunda 2026
Garut jadi tuan rumah Kirab Budaya spektakuler, menampilkan kreasi seni 27 kota/kabupaten se-Jawa Barat dalam Milangkala Tatar Sunda 2026, siap memukau masyarakat pada 5 Mei.
Kabupaten Garut akan menjadi pusat perhatian dengan digelarnya kirab budaya megah dalam rangka Milangkala Tatar Sunda atau hari jadi Provinsi Jawa Barat tahun 2026. Acara ini akan berlangsung di pusat perkotaan Garut, melintasi Jalan Bratayudha, Jalan Ahmad Yani, dan berakhir di Kantor Gubernur Jawa Barat Bale Dewa Niskala.
Kirab budaya ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 5 Mei 2026 malam, dimulai sekitar pukul 19.00 WIB. Sebanyak 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat akan berpartisipasi, menunjukkan kekayaan seni dan budaya khas daerah masing-masing.
Penyelenggaraan kirab ini bertujuan untuk memeriahkan hari jadi provinsi dengan menampilkan berbagai macam kreasi budaya. Prosesi akan melibatkan arak-arakan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake menggunakan Kereta Kencana Ki Jaga Raksa, serta formasi penari dan pasukan berkuda yang menambah kemeriahan acara.
Persiapan Matang Kirab Budaya Garut 2026
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara langsung memantau persiapan lokasi penyelenggaraan kirab budaya di Garut. Keputusan untuk menggelar kirab di wilayah perkotaan Garut merupakan hasil final setelah sebelumnya sempat direncanakan di wilayah Cibalong, dengan tujuan memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat.
Dukungan penuh juga datang dari jajaran instansi lainnya, termasuk kepolisian dan TNI, guna memastikan kelancaran dan keamanan acara. Kolaborasi lintas instansi ini menunjukkan komitmen serius dalam menyukseskan gelaran akbar Milangkala Tatar Sunda 2026. Seluruh warga Garut telah diinformasikan dan diajak untuk turut serta menyaksikan kemeriahan kirab budaya ini.
Bupati Abdusy Syakur Amin menyampaikan ajakan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Garut. Ia berharap warga dapat bersama-sama menyaksikan karnaval budaya yang akan menyuguhkan pemandangan indah dan beragam kesenian. Partisipasi aktif masyarakat diharapkan dapat menambah semarak perayaan hari jadi provinsi ini.
Kekayaan Seni dan Tradisi dalam Kirab Budaya
Kirab budaya ini akan menjadi panggung bagi beragam kesenian tradisional dari seluruh penjuru Jawa Barat. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat, Mochamad Ade Afriandi, mengungkapkan bahwa setiap daerah akan membawa ciri khas budayanya. Kesenian Reak dari Kabupaten Bandung, Tari Godeg Ayu dari Kota Depok, serta kesenian khas Garut, Surak Ibra, hanyalah beberapa contoh yang akan memeriahkan parade ini.
Salah satu daya tarik utama kirab adalah prosesi mengarak Mahkota Binokasih Sanghyang Pake. Mahkota bersejarah ini akan diarak menggunakan Kereta Kencana Ki Jaga Raksa, menciptakan pemandangan yang megah dan penuh makna. Prosesi ini dijadwalkan akan dimulai sekitar pukul 19.00 WIB, menjadi puncak dari rangkaian acara.
Formasi kirab akan menyuguhkan tontonan yang memukau bagi para penonton. Barisan penari janur, penari Bali dan Sunda, serta pembawa payung akan membuka jalan. Di belakangnya, pasukan berkuda akan turut memeriahkan, ditumpangi oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, dan jajarannya, menambah kesan agung dan meriah.
Ajakan Meriahkan Milangkala Tatar Sunda 2026
Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Garut telah berkolaborasi erat untuk menyukseskan acara ini. Kirab Budaya Garut merupakan bagian integral dari perayaan Milangkala Tatar Sunda 2026, yang bertujuan untuk melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya Sunda.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana edukasi bagi generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai warisan budaya nenek moyang. Dengan partisipasi 27 kota/kabupaten, kirab ini menjadi representasi kebhinekaan seni di Jawa Barat.
Masyarakat diundang untuk datang dan menyaksikan langsung kemegahan Kirab Budaya Garut. Kehadiran publik diharapkan dapat memberikan semangat bagi para seniman dan pelaku budaya yang telah mempersiapkan pertunjukan terbaik mereka. Ini adalah kesempatan langka untuk menikmati perpaduan tradisi dan kreativitas dalam satu panggung besar.
Sumber: AntaraNews