2.600 Personel polisi amankan debat kandidat pilgub DKI jilid II
2.600 Personel polisi amankan debat kandidat pilgub DKI jilid II. Pengamanan terbagi menjadi 4 ring. Pengamanan di ruang acara diberlakukan ring satu. Kemudian pada masing-masing pendukung calon pun diberikan pengamanan khusus.
KPU DKI Jakarta malam ini akan menggelar debat kandidat Pilkada DKI II di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Ketiga pasangan cagub dan cawagub malam ini akan kembali beradu ide dan gagasan demi memenangkan hati warga Jakarta.
Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan mengatakan, ada 2.600 personel disiagakan dalam pengamanan kegiatan debat tersebut.
"Personel 2.600 seperti kemarin kemudian di dalam ada juga kanalisasi untuk masing-masing calon 1, 2 dan 3 untuk di dalam," kata Iriawan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (27/1).
Menurut Iriawan, pengamanan terbagi menjadi 4 ring. Pengamanan di ruang acara diberlakukan ring satu. Kemudian pada masing-masing pendukung calon pun diberikan pengamanan khusus.
Iriawan menegaskan, meski durasi debat diperpanjang selama 30 menit, hal itu pun telah diantisipasi oleh Polda Mertro Jaya. "Di sini hanya ada penambahan sesi waktu 30 menit. Penambahan waktu sebanyak apapun kami tetap siap," ujarnya.
Sementara untuk arus lalu Libra diberlakukan situasional. Artinya bila terjadi kemacetan parah baru akan di selaku kan rekayasa lalu lintas di sekitar Hotel Bidakara.
"Kita lihat nanti situasional kalau diperlukan. Nanti kita akan buat rekayasa lalu lintas," kata Iriawan.
Di lokasi, sejumlah aparat kepolisian tengah berjaga di lingkungan sekitar acara. Ketiga paslon pun hingga kini belum ada yang tiba di lokasi.
Baca juga:
Ahok unggul di survei SMRC, Golkar sebut sebagai fenomena
Megawati, SBY, Sohibul dan Fadli Zon bakal hadiri debat cagub DKI
SMRC: Dukungan terhadap Ahok-Djarot kembali naik usai debat perdana
Jelang debat, Anies-Sandi minta doa restu dan sampaikan maaf
Ini nasihat mantan Presiden untuk Anies Baswedan dan Sandiaga Uno
1.800 Personel polisi dikerahkan amankan debat kedua Pilkada DKI
Jubir Anies-Sandi: Reklamasi rugikan nelayan