25 Hektar Lokasi Huntara Korban Semeru Selesai Dibersihkan
"Kami berkeinginan secepatnya masyarakat yang sekarang di pengungsian segera pindah ke hunian sementara yang akan dibangun," tegas Thoriq.
Lokasi lahan Hunian Sementara (Huntara) untuk para korban Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru mulai dibersihkan. Hingga saat ini, lahan relokasi yang telah selesai dibersihkan seluas 25 Hektar.
"Sekarang on progres dilakukan perataan dan penataan untuk dijadikan relokasi, sekarang sudah 25 hektar yang sudah diratakan, target kami besok atau lusa sudah 40 hektar sehingga lahan tersebut bisa dimulai untuk pendirian hunian sementara," kata Bupati Lumajang, Thoriqul Haq dalam keterangan tertulis, Kamis (23/12).
Bupati Thoriq menyampaikan percepatan pembangunan Huntara dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Satuan Tugas (Satgas) Semeru yang dipimpin Danrem 083/ Baladika Jaya, Kolonel Inf Subekti. Percepatan dilakukan agar pengungsi segera menempati hunian dan kembali hidup normal pasca bencana.
"Kami berkeinginan secepatnya masyarakat yang sekarang di pengungsian segera pindah ke hunian sementara yang akan dibangun," tegas Thoriq.
Sementara terkait pembangunan hunian tetap akan dilakukan di lokasi yang sama dengan Huntara. Hanya saja pembangunan hunian tetap (huntap) akan dilakukan Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
"Sekarang on progres pemutakhiran data agar nantinya data yang kami kirim tidak ada kekeliruan," jelasnya.
Budget per Unit Huntara Rp10 Juta
Thoriq mengajak masyarakat untuk ambil bagian dalam mewujudkan pembangunan Huntara agar dapat segera dihuni para pengungsi.
"Atau kalau tidak cukup uangnya misalnya hanya Rp5 juta bisa patungan dengan yang lain untuk membantu yang terdapak agar segera punya hunian di sini," ungkapnya.
Pemkab telah memiliki konsep desain dan rencana bangunan Huntara dengan budget per unit dipatok Rp10 Juta. Masyarakat yang ingin membantu dapat langsung dalam bentuk material bangunan atau membangun per unit.
"Biayanya juga sudah kita putuskan per satu unit Rp10 Juta. Jadi supaya nanti tidak ada ketimpangan antara satu huntara dengan yang lain, budget itu sama rata untuk seluruh pembuatan hunian sementara di kawasan yang sudah bisa mulai dilakukan pembangunan ini," urainya.
Baca juga:
Korban Meninggal Akibat Erupsi Gunung Semeru Jadi 51 Orang
VIDEO: Momen Kasad Dudung Berjibaku Temui Korban Erupsi
Kisah Dua Remaja Bantu Korban Bencana Semeru, Rela Jadi Pelipat Baju di Pengungsian
Bantuan Nutrisi dan Obat untuk Bayi dan Balita di Pengungsian Gunung Semeru
Ada Layanan Bilik Asmara Bagi Pengungsi Erupsi Gunung Semeru
Bantuan Taspen untuk Korban Semeru Disalurkan Lewat BPBD dan Baznas
Kunjungi Korban Semeru, Puan Maharani Bagikan Kartu BPJS Untuk Relawan Bencana