24 Pegawai Pemkot Makassar Positif Covid, Balai Kota Lockdown
Danny mengaku sudah mengerahkan Satuan Tugas (Satgas) Covid Hunter untuk melakukan tracing.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto memutuskan melakukan lockdown Balai Kota usai 24 pegawai positif terpapar Covid-19. Bahkan ada satu pegawai Pemkot Makassar meninggal dunia suspek Covid-19.
Danny Pomanto mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari Dinas Kesehatan tentang 24 pegawai lingkup Pemkot Makassar terpapar Covid-19. Ia mengatakan 24 pegawai yang positif Covid-19 tersebar di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
"Kami lakukan lockdown Balai Kota selama satu minggu atau mulai 8-15 Juli 2021. Saya sudah terima laporan tentang 24 pegawai positif Covid-19, bahkan ada satu meninggal dunia kemarin," ujarnya kepada wartawan di rumah pribadinya Jalan Amirullah Makassar, Kamis (8/7).
Soal lockdown balai kota dan dilakukannya Work From Home (WFH) bagi seluruh pegawai Pemkot Makassar dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Nomor: 060/415/Org/VII/2021 tentang Aktivitas Perkantoran Pada Lingkup Pemerintah Kota Makassar. Danny mengaku sudah mengerahkan Satuan Tugas (Satgas) Covid Hunter untuk melakukan tracing.
"Kita akan lakukan pembersihan dan penyemprotan (disinfektan) sejumlah kantor OPD termasuk balai kota. Saya juga sudah perintahkan Satgas Covid Hunter untuk melakukan tracing seluruh pihak yang kontak dengan 25 orang itu," ucapnya.
Danny menekankan kepada masyarakat melakukan lockdown kantor balai kota adalah untuk memutus rantai penularan. Sama halnya dengan penerapan PPKM di Kota Makassar.
“Inilah kenapa PPKM kita laksanakan secara sunguh- sungguh. Balai kota menjadi pusat pelayanan publik itu terindikasi begitu cepatnya penyebaran Covid-19, sehingga me-lockdown sebagai usaha untuk memutus penularan ini,” pungkasnya.
Baca juga:
Menko Luhut Minta Pengadaan & Penambahan Kapasitas Oksigen Pasien Covid-19 Dipercepat
Soal Usulan RS Khusus Pejabat, Demokrat Ingatkan Situasi Negara Sedang Berat
Golkar Tolak RS Khusus Pejabat: Semua Dapat Perlakuan Sama
Rakor dengan Luhut, Anies akan Bahas Penambahan Kapasitas Rumah Sakit
Pusat Karantina dan Rumah Sakit di Samarinda Penuh Pasien Covid-19
PAN Minta Maaf Soal Kader Usul Rumah Sakit Khusus Pejabat
PAN Tegur Keras Rosaline Rumaseuw yang Usulkan RS Khusus Pejabat