LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

21 Hari dirawat, siswi SMK di Samarinda korban begal meninggal dunia

Sudarsono menerangkan, polisi masih memburu pelaku. Namun demikian, minimnya saksi, menjadi kendala tersendiri peristiwa nahas yang dialami Dian.

2017-04-04 23:00:25
Begal Motor
Advertisement

Dian Puji Pangestuti (16), seorang siswi SMK di Samarinda, Kalimantan Timur, akhirnya mengembuskan napas terakhir hari ini. Dian sempat dirawat selama 21 hari karena menjadi korban begal di flyover Air Hitam, 15 Maret 2017 lalu.

Kabar meninggalnya Dian, diposting di akun facebook komunitas di Samarinda, sejak pagi tadi. Netizen pun berduka, dan meminta polisi segera menangkap pelaku begal, yang masih berkeliaran.

"Iya, korban meninggal ya. Saya dapatkan informasi itu dari Kapolsekta Samarinda Ulu (Kompol Chandra Hermawan)," kata Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Sudarsono, saat dikonfirmasi merdeka.com, Selasa (4/4) malam.

Sudarsono menerangkan, polisi masih memburu pelaku. Namun demikian, minimnya saksi, menjadi kendala tersendiri peristiwa nahas yang dialami Dian.

"Selain itu juga, ketiadaan CCTV (Closed Circuit Television), sedikit kesulitan. Tentu ini menjadi atensi kami. Yang jelas pelaku terus kita buru," ujar Sudarsono.

Meninggalnya Dian Puji usai dibegal saat melintas di flyover, menjadi korban kedua yang meninggal akibat aksi kriminal jalanan itu. Sebelumnya, seorang guru SD di Samarinda, Rika Novita (41), juga tewas usai dibegal di flyover dan juga terempas dari motornya, pada 2 September 2016 lalu. Meski akhirnya, pelaku berhasil diringkus tim Jatanras.

"Benar, korban kali ini adalah yang kedua meninggal dari peristiwa di flyover. Kami juga meminta bantuan masyarakat, sekira mengetahui ciri pelaku terhadap korban Dian, bisa menginformasikan kepada kami," harap Sudarsono.

Diketahui, Dian Puji Pangestu, terempas dari motornya, usai dibegal di flyover Air Hitam, sekira pukul 16.00 Wita, Rabu (15/3) lalu. Tas berisi uang, KTP, dan surat-surat penting lainnya, diembat pembegal.

Usai terempas dari motornya, Dian terluka parah. Tangan kanannya patah, wajah lebam, dan juga luka dalam di badannya. Sempat menjalani operasi di RSUD AW Syachranie, namun akhirnya nyawanya tak tertolong.(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.