LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

209.835 Siswa SMA dan SMK di Sumut hari ini ikut UN

Dua siswa menjalani UN dari balik jeruji LP Tanjung Gusta, Medan.

2014-04-14 10:34:50
Ujian Nasional
Advertisement

Sekitar 200 ribuan siswa SMA sederajat di Sumut mengikuti ujian nasional (UN), Senin (14/4). Mereka diuji dengan naskah soal sesuai program studinya.

Pagi ini siswa SMA program IPA mengikuti ujian Bahasa Indonesia dan Biologi. Siswa SMA program IPS diuji dengan soal Bahasa Indonesia dan Geografi. Lalu, siswa SMA program Bahasa dites dengan soal-soal Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia.

Sementara itu, siswa Madrasah Aliyah (MA) dan SMK juga diuji dengan soal mata pelajaran Bahasa Indonesia. Hanya, siswa MA hari ini juga mengikuti ujian hadis.

Berdasarkan data yang dilansir Dinas Pendidikan Sumut, jumlah siswa SMA sederajat di provinsi ini yang dijadwalkan ikut UN 2014 berjumlah 209.835 orang dari 2.314 sekolah. Rinciannya, 99.563 siswa SMA, 20.847 siswa MA , 4 siswa SMALB, dan 4.379 siswa Paket C, ditambah 85.042 siswa SMK. Khusus di Medan terdapat 42.512 siswa yang dijadwalkan ikut UN mulai hari ini.

Sejumlah pejabat, seperti Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujonugroho, Wakil Gubernur T Erry Nuradi, dan Plt Wali Kota T Dzulmi Eldin, meninjau langsung pelaksanaan ujian. Gatot Pujonugroho mengunjungi SMA Negeri 1 Medan, Erry Nuradi ke SMA Negeri 4 Medan dan SMA swasta Pancabudi, sedangkan Dzulmi Eldin ke SMK Negeri 3 Medan.

"Alhamdulillah pelaksanaan ujian terlihat baik. Jadi hari ini ada 209 ribu siswa yang akan ujian, di antaranya terdapat 2 siswa yang ujian di LP Anak Tanjung Gusta. Mudah-mudahan semua berjalan baik," kata Erry Nurradi.

Dia juga mengapresiasi sistem pembedaan soal yang digunakan pada tahun ini. "Mudah-mudahan sistem soal yang diacak ini dapat meminimalisasi kemungkinan kebocoran soal," imbuhnya.

Mengenai potensi kebocoran soal ini, Kepala Pustekkom Kemdikbud Ari Santoso mengatakan, probabilitasnya sangat kecil. "Kebocoran soal, probabilitasnya jauh sekali. Selain ada 20 varian, soalnya juga diacak. Jadi kami imbau agar siswa belajarlah dengan baik. Jangan termakan isu kebocoran soal," imbaunya.

Baca juga:
Seorang siswa di Sumenep ikuti UN di rutan
SMAN 2 Purwokerto gunakan CCTV awasi UN
Tiga napi dan tahanan anak di Jambi ikut UN
Gubernur Jabar minta polisi usut beredarnya kunci jawaban UN
105 Siswa batal UN karena naskah tertukar

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.