LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

20 Tahun lalu gersang terbakar, area ini jadi hutan percontohan

Hangus terbakar pada 2007 lalu, areal rawa gambut yang berlomba di Kelurahan Kedaton, Kecamatan Kayuagung, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, ini menjadi hutan percontohan. Hutan itu berhasil direvegetasi dengan tanaman lokal lahan gambut.

2017-05-09 18:47:20
Perusakan Hutan
Advertisement

Hangus terbakar pada 2007 lalu, areal rawa gambut yang berlomba di Kelurahan Kedaton, Kecamatan Kayuagung, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, ini menjadi hutan percontohan. Hutan itu berhasil direvegetasi dengan tanaman lokal lahan gambut.

Tim peneliti Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Palembang, Bastoni mengungkapkan, lahan seluas 20 hektar itu masuk dalam Kebun Plasma Nutfah dan Demonstrasi Plot Restorasi Hutan Rawa Gambus Bekas Kebakaran sejak 2010. Lahan itu sebelumnya terdegradasi berat akibat kebakaran tahun 1997 lalu.

"Merestorasi gambut bukan hal mustahil dilakukan, asal kita tahu apa yang harus diterapkan," ungkap Bastoni, Selasa (9/5).

Dijelaskannya, pada areal demplot telah berhasil dikoleksi 25 jenis pohon lokal unggulan hutan rawa gambut dari Sumsel, Jambi, dan Riau. Diantaranya ramin, jelutung rawa, punak, perupuk, meranti, medang kulit, beruang, dan gelam.

Pemilihan jenis didasarkan atas pertimbangan khusus, seperti ramin dan jelutung yang termasuk dalam daftar pohon dilindungi sejak 2002. Getah jelutung sering dimanfaatkan untuk bahan kosmetik, permen karet, cat, tinner, dan produk lain.

"Pohon-pohon yang ditanam sangat memuaskan dengan daya hidup 97 persen. Pada dasarnya, pohon-pohon itu secara alami sulit tumbuh di areal bekas terbakar," ujarnya.

Menurut dia, pihaknya menerapkan perlakuan silvikultur yang sesuai dengan areal-areal gambut. Dalam enam tahun, dapat dilihat hasil yang signifikan, tutupan tajuk membaik, dan mampu memperbaiki serapan karbon.

"Areal ini menjadi percontohan dalam mendukung program restorasi gambut nasional. Kita juga bangga peserta Bonn Challange berkunjung ke lokasi untuk mengenal lebih dekat," pungkasnya.(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.