LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

20 Sapi Jawa Ikut Promosikan Wisata di Solo

Sebanyak 20 sapi Jawa ikut memeriahkan promosi pariwisata Kota Solo, Kamis (21/10). Hewan ternak yang didatangkan dari Karanganyar dan Boyolali itu ditunggangi berkeliling kota.

2021-10-21 11:26:10
Pariwisata Indonesia
Advertisement

Sebanyak 20 sapi Jawa ikut memeriahkan promosi pariwisata Kota Solo, Kamis (21/10). Hewan ternak yang didatangkan dari Karanganyar dan Boyolali itu ditunggangi berkeliling kota.

"Ini semacam kirab yang kita mulai dari Alun-alun utara Keraton Surakarta kemudian ke Gladag dan sekitarnya. Kemudian kembali lagi ke alun-alun. Kami ingin mempromosikan agro wisata Solo Raya, khususnya menjelang Solo acara Solo Indonesia Culinary Festival sebagai rangkaian Solo Great Sale (SGS)," ujar Ketua Panitia SGS 2021 Daryono.

Menurut dia, Solo Raya merupakan basis bahan baku kuliner yang potensial, sehingga layak untuk dipromosikan secara optimal. Salah satunya adalah sapi, terutama sapi Jawa yang lekat dengan masyarakat Jawa. Selain daging, sapi juga penghasil susu yang dibutuhkan masyarakat.

Advertisement

"Makanya kami undang rekan-rekan pemilik sapi tunggang dari Boyolali dan Karanganyar untuk berpartisipasi mensosialisasikan event Solo Indonesia Culinary Festival," katanya.

Dipilihnya sapi karena merupakan simbol kekuatan, kemurnian dan kesucian. Selain itu sapi juga salah satu hewan sumber pemenuhan ketahanan pangan, khususnya vitamin nabati.

"Melalui sapi ini, kami berharap lebih merekatkan komunitas yang ada di Solo Raya. Kita perlu meningkatkan ketahanan pangan, minimal kita bisa bertahan di dalam negeri. Setiap daerah harus punya swasembada pangan," ucapnya.

Advertisement

Daryono menambahkan, karena kondisi pandemi, pihaknya membatasi peserta Solo Indonesia Culinary Festival hanya 30 stan. Berbeda dengan saat sebelum pandemi yang mencapai 200 stan. Ia berharap dengan kegiatan ini, kuliner Solo bisa mendunia.

"Kita akan tingkatkan bagaimana kompetensi pelaku usaha kuliner. Nanti bagaimana thengkleng yang luar biasa itu kita kemas, kita kalengkan biar bisa bertahan setahun, sehingga siapa pun bisa merasakan. Kita ingin kuliner ini go internasional, go global," sebutnya.

Solo Indonesia Culinary Festival akan berlangsung di Solo Square pada 22-24 Oktober 2021.

"Selain sebagai sarana apresiasi, edukasi dan konservasi potensi-potensi kuliner adiluhung, Solo Indonesia Culinary Festival juga dimaksudkan untuk mempertegas Kota Solo sebagai destinasi kuliner nomor 1 di Indonesia dan promosi destinasi wisata Kota Solo yang kaya akan peninggalan warisan adiluhung," ucapnya.

Baca juga:
10 Pemandangan Keren di Indonesia, Wajib Dikunjungi Langsung
Vaksinasi Covid-19 di Atas 70 Persen, Pangandaran Berlakukan PPKM Level 1
Sistem Satu Pintu Masuk Yogyakarta Diuji Coba untuk Bus Pariwisata
Aturan Baru Naik Pesawat Domestik, Wajib PCR dan Kartu Vaksin
Ratusan Agen Travel di Bali Rugi Rp5 Triliun Lebih akibat Pandemi Covid-19
Aturan Masih Memberatkan Calon Wisman, Asita Bali Berharap Ada Keringanan

(mdk/yan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.