20 Jenazah korban Hercules dibawa ke Halim Perdanakusuma
20 Jenazah itu kemudian dibawa ke rumah duka masing-masing ke berbagai daerah.
Sekitar pukul 11.00 WIB pesawat TNI AU dari Medan mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, membawa 20 korban Hercules C-130 yang jatuh di Jalan Jamin Ginting, Medan, Sumatera Utara. Dari 20 korban ada sekitar 3 orang langsung dibawa ke rumah duka di Jakarta diantaranya Letda Bayu Perdana, Biyanti Nugraha dan Ananda Putri.
"Dua korban memiliki hubungan persaudaraan dengan Mayor Kanto. Yaitu Biyanti adalah adik dari penerbang Mayor Kanto, sedangkan Ananda keponakannya," kata Kepala Penerang TNI AU Halim Perdanakusuma Mayor Sus Dodo Agus Prio Susilo saat konferensi pers di Jakarta pada Kamis (2/7).
Sedangkan ada lima korban lagi, yang diterbangkan ke Bandung, Cilacap dan Madiun. Ada Anzarda Oktiza yang dibawa ke Bandara Husein Bandung.
Dua orang lainnya Serda Ando Dandi dan Ratu Ardianto dipulangkan ke Cilacap. Serta dua orang, Kopda Dani dan Serda Samsir ke Madiun Jawa Timur.
Adapula yang diterbangkan ke Yogyakarta, Kopda Mujiman, Pratu Warsianto, Pratu Alvian, Kopda Surianto, Lettu Penerbangan Pandu dan Serda Agung. Menurut Dodo, korban Serka Sutrisna dipulangkan ke Solo Jawa Tengah.
Ada juga Sertu Prianto yang dibawa ke Biak, Papua. Tambahan, ia mengatakan ada 4 korban dari keluarga Pelda Arie Budi Wibowo. Ada tiga Pelda Arie, yaitu Gavin M, Revaldo, Leonardo serta istrinya, Armiyando.
Baca juga:
Para prajurit TNI ini seolah sudah punya firasat dijemput maut
Firasat sahabat Sertu Aang Subarya sebelum tragedi Hercules jatuh
Kenangan warga saat Sertu Aang jadi imam tarawih dan aktif di masjid
Dari 17 Mahasiswa korban Hercules baru 11 yang terindentifikasi