2 Warga Sulsel Positif Corona, 1 Meninggal Dunia, Seorang Lagi Masih di Isolasi
Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, menyebut pasien covid 285 seorang perempuan usia 55 tahun. Dia baru pulang perjalanan ibadah umrah. Saat hasil pengecekannya belum rampung, pasien itu sudah lebih dulu meninggal dunia.
Dua warga Kota Makassar dengan registrasi sampel covid 285 dan covid 286 dinyatakan positif terjangkit virus Corona atau Covid-19. Pasien covid 285 meninggal dunia 15 Maret lalu sebelum keluar hasil Labkes Kementerian, sementara pasien covid 286 masih diisolasi di RSUP Wahidin Sudirohusodo.
Dalam keterangannya, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, menyebut pasien covid 285 seorang perempuan usia 55 tahun. Dia baru pulang perjalanan ibadah umrah.
"Sepekan setelah kembali dari umrah, pasien covid 285 ini alami diare dan batuk. Lalu masuk ke RS Siloam dengan keluhan demam, sesak, foto thorax menunjukkan pneumonia di kedua paru-parunya. Sempat diambil swapnya untuk pemeriksaan laboratorium. Belum keluar hasilnya, pasien ini telah meninggal dunia 15 Maret lalu. Hasilnya baru keluar hari ini dan ternyata positif covid-19," kata Nurdin Abdullah di kediaman pribadinya di Perumahan Dosen Universitas Hasanuddin, Kamis malam, (19/3). Dia didampingi Kadinkes Sulsel dr Ichsan Mustari yang bertindak sebagai gugus tugas penanganan covid-19 di Sulsel.
Setelah menerima hasil pemeriksaan laboratorium dari pasien covid 285 ini, kata Nurdin, pihak Dinas Kesehatan kemudian melakukan pelacakan tentang keluarga dan orang-orang di sekitarnya.
Sedangkan untuk pasien covid 286 seorang laki-laki yang punya riwayat pernah kontak langsung dengan penderita covid-19.
"Semalam pasien covid 286 ini menurut laporan dokter, bahwa kondisi kesehatannya alami kemajuan yang signifikan. Sehingga dia minta keluar dari ruang isolasi di RSUP Wahidin Sudirohusodo, dengan guyon katanya sudah lama tidak makan konro. Tapi ternyata hari ini keluar hasil pemeriksaan dari Labkes Kementerian, ternyata positif sehingga langsung diobservasi ulang," kata Nurdin Abdullah.
Dia menambahkan, keluarga pasien covid 286 juga telah diisolasi dan Dinas Kesehatan terus melacak dengan siapa saja dia pernah melakukan kontak.
"Total sampe yang diperiksa dari Sulsel sebanyak 17 sampel. Hasilnya, enam sampel dinyatakan negatif, sembilan sampel masih menunggu hasil uji lab dan dua dinyatakan positif. Itulah yang tadi, covid 285 dan covid 286," pungkas Nurdin Abdullah.
Dalam kesempatan yang sama, Nurdin Abdullah, sedang menimbang kemungkinan PNS bekerja dari rumah pasca temuan kasus positif corona di wilayahnya.
"Mungkin beberapa hari ke depan lihat perkembangan, kemungkinan besar ASN juga akan diminta bekerja dari rumah," kata Nurdin.
Rencana itu, kata dia, sebagai upaya pemprov mencegah virus Corona meluas di 24 kabupaten/kota se Sulsel.
Dengan ditemukannya dua kasus warga positif covid-19 ini, kata Nurdin, pihaknya berharap dan kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat Sulsel untuk betul-betul mengindahkan apa yang menjadi arahan WHO juga arahan Presiden RI, Joko Widodo untuk melakukan social distancing.
"Kita keluar rumah jika sangat mendesak seperti ke supermarket untuk membeli keperluan pokok atau ke rumah sakit," kata Nurdin Abdullah.
(mdk/lia)