2 Santri di Semarang tewas tersambar kereta di perlintasan liar
"Datangnya dua kereta yang melintas hampir bersamaan tak diwaspadai mereka hingga akhirnya tertabrak," ujarnya
Dua orang santri tewas seketika usai tersambar kereta api (KA) barang di perlintasan rel tanpa palang pintu atau perlintasan KA liar di Desa Kauman, Kelurahan Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (24/7).
Identitas keduanya santri Pondok Pesantren Uswatun Hasanah Mangkang tersebut adalah Abdul Rosyid Sidik (12) warga Kalijaran RT 12 RW 1, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal dan Muchamad Najih Al Hadi (12) Warga Sibantal RT 3 RW 4, Plantungan, Kabupaten Kendal.
Teman korban, Latif Choirul Afan (15) yang berada tak jauh dari lokasi menerangkan, dua korban saat itu berjalan kaki saat akan menyeberang rel ganda. Dalam waktu bersamaan, melintas dua kereta api.
"Saat itu, datang kereta dari arah timur yang melintas rel sebelah sisi utara. Naas, usai kereta melintas, kereta dari arah barat juga melintas di rel satunya," tuturnya.
Kemudian rekanya santri yang lain, Muhamad Fajar Fitriyanto (14) mengatakan, saat kereta api melintas dari arah timur lewat, keduanya menyeberang. Ternyata ada kereta api lain yang juga meluncur dari arah berlawanan.
"Pas kereta dari timur lewat, mereka langsung menyeberang, ternyata dari arah barat juga datang kereta melintas, mereka langsung tertabrak," jelas Fajar.
Sedangkan Manager Humas PT KAI Daop IV, Gatut Sutiyatmoko saat dikonfirmasi mengungkapkan, kedua santri tersebut tewas saat melintasi rel kereta api tanpa palang pintu alias perlintasan liar.
"Mereka menyeberang di rel kereta api, bukan di perlintasan. Mereka berempat, tertabrak kereta api barang dari arah barat menuju Surabaya dua orang," terangnya.
Kapolsek Tugu Kompol Suwarto membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Dua santri tersebut, lanjut Suwarto, diduga kurang berhati-hati saat hendak menyeberang.
"Datangnya dua kereta yang melintas hampir bersamaan tak diwaspadai mereka hingga akhirnya tertabrak. Saat kereta pertama sudah lewat keduanya tidak mengira jika dari arah barat ada kereta yang melintas," kata Suwarto.
Anggota Polsek Tugu dibantu petugas identifikasi Polrestabes Semarang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terjadinya kecelakaan kereta api.
Dua jenazah korban dalam kondisi yang mengenaskan kemudian langsung dievakuasi dan dilarikan ke kamar jenazah RSUP Dr Kariadi di Jalan Dr Soetomo, Kota Semarang, Jawa Tengah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
(mdk/sho)