2 Ruangan terkena peluru nyasar, Bamsoet usul kaca gedung DPR dilapisi anti peluru
2 Ruangan terkena peluru nyasar, Bamsoet usul kaca gedung DPR dilapisi anti peluru. Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan, akan berkoordinasi dengan pengelola lapangan tembak Perbakin menyusul insiden peluru nyasar menimpa ruangan dua anggota DPR, siang tadi.
Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan, akan berkoordinasi dengan pengelola lapangan tembak Perbakin menyusul insiden peluru nyasar menimpa ruangan dua anggota DPR, siang tadi. Sebab, menurut Bamsoet, sudah tiga kali ruangan di DPR menjadi korban peluru nyasar.
"Jadi secara resmi dari DPR RI kami meminta kepada pengelola lapangan tembak Perbakin untuk segera melakukan langkah-langkah agar hal ini tidak terulang kembali. Ini adalah peristiwa yang bukan 1-2 kali, tapi sudah 3 kali peluru nyasar ke gedung kita," kata Bamsoet di Kompleks Senayan, Jakarta, Senin (15/10).
Menurut dia, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Kepala Rumah Tangga DPR agar memasang kaca antipeluru dan kaca film pada sisi Gedung DPR yang mengarah ke Lapangan Tembak Perbakin tersebut. Hal ini guna mencegah insiden serupa terulang kembali.
"Kami akan minta BURT untuk melakukan kajian dan untuk menutup kaca itu dengan kaca film yang mengarah ke lapangan tembak," kata politisi Partai Golkar ini.
Sebelumnya, dua ruangan kerja anggota DPR di Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta diduga terserang peluru nyasar. Kejadian itu berlangsung sekitar pukul sekitar pukul 14.30 WIB.
Peluru pertama bersarang di kaca ruang kerja nomor 1601 milik anggota Fraksi Gerindra Wenny Warouw yang terletak di lantai 16. Peluru tersebut menembus kaca dan tembok ruang kerja Wenny.
Sedangkan peluru kedua diketahui, bersarang di ruang kerja nomor 1313 milik anggota Fraksi Golkar Bambang Heri Purnama di lantai 13. Polisi menyebut peluru yang menembus dua ruangan anggota DPR yakni Wenny Warouw dan Bambang Heri Purnama diduga milik anggota Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Indonesia (Perbakin).
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, senjata yang digunakan I adalah senjata kaliber 9 milimeter. Senjata jenis itu sering digunakan latihan oleh anggota Perbakin.
Baca juga:
Keterangan lengkap Irjen Pol Setyo Wasisto soal 2 peluru nyasar di Gedung DPR
Peluru nyasar ke dua ruangan di DPR, diduga milik anggota Perbakin
Ruangan kerja anggota DPR Fraksi Gerindra diduga terkena peluru nyasar
Selain Gerindra, peluru nyasar juga mengenai ruang kerja Fraksi Golkar di lantai 13
Ini kesaksian politikus Gerindra saat ruangannya di DPR ditembus peluru
Kronologi peluru nyasar ke ruang kerja anggota Gerindra Wenny Warouw
Peluru nyasar juga kenai jilbab staf anggota DPR dari Golkar