LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

2 Nelayan korban bom ikan di Makassar kritis di ruang operasi

Satu orang nelayan, Sudarman (35), dikabarkan meninggal dalam insiden itu.

2016-08-10 12:04:56
ledakan bom
Advertisement

Baharuddin dan Supriadi, dua nelayan asal Pulau Kodingareng, Makassar, Sulawesi Selatan, korban ledakan di kapal dirawat di Rumah Sakit Stella Maris, Makassar. Setelah masuk ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), rencananya Rabu (10/8) siang mereka akan dioperasi.

Kabag Humas dan Marketing RS Stella Maris, Evivana Soepardi, kepada wartawan mengatakan, dua korban ini tiba Selasa (9/8), pukul 19.30 WITA. Mereka diantar keluarga masing-masing dan langsung masuk ruang IGD.

"Laporan yang masuk kalau dua korban ini karena bom ikan. Tadi ada bapak polisi datang minta izin untuk mendata korban dan saya antar. Saya lihat kondisi korban mengerikan. Tubuhnya melepuh dan ada serpihan menempel," ujar Evivana Soepardi.

Ditambahkan Evivana, dari dua korban itu, Supardi mengalami luka paling parah. Matanya juga diperban.

"Saya tidak bisa berikan informasi detil tentang kondisi korban, itu wewenang dokter. Yang jelas korban saat ini sementara ditangani di ruang operasi," kata Evivana.

Tampak beberapa anggota keluarga korban di depan ruang operasi. Mereka enggan bicara dan berusaha menghindari wartawan, termasuk polisi hendak mengambil keterangannya.

Kapolsek Ujung Tanah, Kompol Amrullah Sueab mengatakan, dia kesulitan menangani kasus itu karena terhambat saat menggali keterangan. Sebab, kerabat dan sejawat para korban tahu bom ikan dilarang sehingga cenderung tertutup.

Menurut Amrullah, data lebih detil soal kapal nelayan meledak masih digali. Belum diketahui ukuran kapal dan berapa jumlah nelayan di atas kapal.

"Makanya ada dua tim kami sebar. Pagi tadi sudah berangkat empat orang ke Pulau Kodingareng. Mereka adalah penyidik, provost, dan Babinkamtibmas. Juga ada anggota intelkam yang ditugaskan ke RS Stella Maris untuk mengambil data," kata Amrullah.

Menurut Kapolres Pelabuhan, AKBP Ivan Setiadi, dari laporan sementara berdasarkan keterangan korban luka, ada satu rekan nelayan mereka yang tewas bernama Sudarman (35).

Baca juga:
Sedang gali tanah, buruh bangunan temukan senjata beserta amunisi
Polisi tangkap warga bawa Ak-47 di Palembang
Petani di Minahasa menemukan mortir di area persawahan
Tabung gas 3 Kg meledak, rumah kontrakan di Pasar Minggu hancur
Penemuan bom klaster di Suriah gegerkan warga sipil

Advertisement
(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.