2 Karyawan Rumah Makan di Mamuju masih Terjebak Reruntuhan
Satu alat berat jenis ekskavator masih berusaha menggali puing reruntuhan warung makan Sidoharjo di Jalan Abdul Wahab Azasi, Mamuju, Sulawesi Barat. Dikabarkan, masih ada dua orang tertimbun reruntuhan bangunan.
Satu alat berat jenis ekskavator masih berusaha menggali puing reruntuhan warung makan Sidoharjo di Jalan Abdul Wahab Azasi, Mamuju, Sulawesi Barat. Dikabarkan, masih ada dua orang tertimbun reruntuhan bangunan.
Salah seorang keluarga korban, Amril dari warga desa Salurtalawar, mengaku bahwa yang masih tertimbun atas nama Baida dengan Rita, Keduanya bekerja sebagai karyawan warung Sidoharjo. Kata dia, korban sejak gempa sudah terjebak dalam reruntuhan.
"Sudah dua hari mi kasian di dalam terjebak reruntuhan, dan sampai saat ini masih dalam pencarian," kata Amril kepada merdeka.com, Sabtu (16/1).
Proses evakuasi yang menggunakan alat berat masih tersendat. Banyak reruntuhan yang labil dan cepat ambruk dan bisa membahayakan tim. Sehingga evakuasi harus dilakukan dengan hati-hati. TNI, Basarnas, Polri bersama warga masih bahu-membahu mengeluarkan material secara manual di kamar korban.
Diketahui, di lokasi rumah makan ini ada empat korban jiwa. Korban meninggal dengan kondisi luka berat dan patah tukang.
Baca juga:
Ratusan Warga Terdampak Gempa Mengungsi di Stadion Mamuju
Kemenag Dorong Distribusi Zakat hingga Sedekah, Bantu Korban Gempa dan Banjir
Pagi Ini, Gempa M5,0 Guncang Majene Sulbar
Gempa Sulbar, 189 Orang di Mamuju Luka Berat, 15.000 Warga Majene Mengungsi
BNPB Imbau Masyarakat Waspadai Kemungkinan Gempa Susulan Sulbar
Polri Terbangkan 2 Pesawat dan Kirim 6 Ekor Anjing K9 Bantu Penanganan Gempa Sulbar