2 Balita terseret arus Kali Cikarang, 1 ditemukan tewas
2 Balita terseret arus Kali Cikarang, 1 ditemukan tewas. Satgas BPBD Kabupaten Bekasi, Andika mengatakan, peristiwa itu bermula ketika Herman mengendarai sepeda motor dengan membonceng tiga anak masih balita, di antaranya dua keponakan, dan satu anak kandung.
Dua balita terseret arus Kali Cikarang di Kampung Blokang, Desa Sukamanah, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Kamis (6/9) pagi. Satu anak sudah ditemukan dalam kondisi tewas, sedangkan satu lagi masih dalam tahap pencarian.
Satgas BPBD Kabupaten Bekasi, Andika mengatakan, peristiwa itu bermula ketika Herman mengendarai sepeda motor dengan membonceng tiga anak masih balita, di antaranya dua keponakan, dan satu anak kandung.
"Dia melintasi jembatan Kampung Blokang pada saat debit air di kali tersebut sedang naik," kata Andika, Kamis (6/9).
Selain debit sedang tinggi, kata dia, kondisi jembatan juga dalam keadaan licin karena lumut dan lumpur. Di jembatan itu, Herman tak dapat mengendalikan sepeda motornya sehingga terpeleset, dan jatuh.
"Anaknya dapat diselamatkan, tapi dua keponakannya jatuh ke kali, dan terbawa arus," kata Andika.
Dua bocah yang tercebur ke kali itu masing-masing Febry Al Farizi (1,5 Tahun), dan Ridwan Maulana (2 Tahun). Warga yang melihat segera melakukan pencarian, dan menghubungi pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta kepolisian.
"Dua jam kemudian Febry Al Farizi ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata dia.
Febry ditemukan petugas di jarak tiga kilometer dari lokasi kejadian. Sedangkan, korban lainnya Ridwan Maulana sampai berita dibuat belum ditemukan. Petugas BPBD masih melakukan penyisiran sepanjang aliran kali tersebut.
Baca juga:
3 Pelajar SMP tewas tenggelam di Danau Toba
Arif ditemukan tewas usai jatuh ke laut saat mengelas kapal tongkang
Tidur di pinggir got di Sunter, pria tanpa identitas tercebur dan tewas
Isak tangis keluarga & teman saat jasad Shinta dimasukkan liang lahat
Isak tangis warnai pemakaman Shinta, mahasiswa yang tewas di Jerman
Setelah 7 hari pencarian, SAR hentikan pelacakan dua nelayan di Ambon
Bocah kelas lima SD di Karawang hilang, ditemukan sudah tak bernyawa