LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

2 Anggota pembunuh massa Pemuda Pancasila dibekuk

Dua pelaku itu ditangkap di Ciledug. Empat orang lagi masih dalam pencarian.

2015-05-15 04:21:49
Bentrokan Ormas
Advertisement

Dua pelaku yang melakukan pengeroyokan terhadap seorang anggota ormas Pemuda Pancasila hingga tewas pada Minggu (11/5), akhirnya ditangkap petugas Polres Metro Tangerang. Dua pelaku itu ditangkap di Ciledug.

"Ya benar sudah kita tangkap dua orang. AR ditangkap Senin (11/5) malam dan TL ditangkap Selasa (12/5) malam. Semuanya di Ciledug," kata Kapolres Metro Tangerang, Kombes Agus Pranoto, Jumat (15/5).

Agus mengungkapkan, AR dan TL yang merupakan anggota Forum Betawi Rempug (FBR) itu ditangkap tanpa perlawanan oleh petugas Buser Satreskrim Polres Metro Tangerang. Dari keterangan dua pelaku, masih ada empat orang lainnya yang diduga ikut melakukan pengeroyokan. "Sementara empat lagi masih DPO," tegasnya.

Sedangkan motif pengeroyokan, Agus menyatakan masih melakukan penyidikan. "Belum lengkap pemeriksaannya," ungkapnya.

Sebelumnya, perkelahian antara anggota dua organisasi kemasyarakatan (ormas), yakni Front Betawi Rempug (FBR) dan Pemuda Pancasila (PP) kembali terjadi di Kota Tangerang, Minggu (10/5) dini hari. Akibatnya, seorang anggota PP tewas akibat perkelahian itu.

Berdasarkan informasi dihimpun, peristiwa itu terjadi di Perumahan Puri Beta 2, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Minggu dini hari. Korban ditemukan sudah tewas di tempat dan bersimbah darah.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Tangerang, AKBP Sutarmo, membenarkan peristiwa tersebut. Tetapi menurut dia, kasus ini bukan bentrokan antar-Ormas, melainkan pengeroyokan.

"Jadi korban lagi lewat, lalu dikeroyok tiga orang. Ini pengeroyokan, satu lawan tiga. Bukan lagi serang-serangan," kata Sutarmo, Minggu (10/5).(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.