LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

19 Siswa pengungsi asal Karangasem masuk sekolah di Buleleng

19 Siswa pengungsi asal Karangasem masuk sekolah di Buleleng. Kendati status mereka titipan dan sebagian ada statusnya pindahan, namun dari uji kelayakan, ke-19 anak ini bisa diterima di SMAN 1 Singaraja.

2017-09-29 10:41:18
Gunung Agung
Advertisement

SMA Negeri 1 Singaraja yang menjadi sekolah favorit di Bali, jadi prioritas penempatan bagi anak pengungsi yang berstatus pelajar setingkat SMA asal Karangasem. Total jumlah anak-anak sekolah dari Karangasem, khususnya Kecamatan Kubu yang mengungsi. Mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP, dan SMA/SMK. Jumlahnya mencapai 800 siswa lebih, yang tersebar di 9 Kecamatan di Kabupaten Buleleng.

Namun kabar baiknya, ada 19 anak yang berada di tingkat SMA/SMK justru berhasil ditempatkan di sekolah unggulan yang berlokasi di jantung kota Singaraja Kabupaten Buleleng itu. Kendati status mereka titipan dan sebagian ada statusnya pindahan, namun dari uji kelayakan, ke-19 anak ini bisa diterima di SMAN 1 Singaraja.

Kebanyakan dari mereka berasal dari siswa titipan SMAN 2 Amlapura sebanyak 14 siswa, SMAN 1 Amlapura sebanyak 2 siswa, SMAN 1 Kubu sebanyak 2 siswa, dan SMA Swastyastu Amlapura sebanyak 1 siswa.

Waka Bidang Kurikulum SMAN 1 Singaraja, Made Sudana menjelaskan, proses penerimaan siswa yang terdampak atau pengungsi bencana Gunung Agung dari Karangasem ke SMAN 1 Singaraja ini, dilakukan dengan menyesuaikan daya tampung siswa. Menurut dia, itu pun tempat sekolah asal sebelumnya harus sesuai dengan kurikulum yang berlaku di SMAN 1 Singaraja.

"Acuan kami, menerima harus dengan kurikulum yang sama. Melihat itu, kami menerima 19 siswa," kata Sudana.

Menurut Sudana, SMAN 1 Singaraja masih mempunyai kapasitas daya tampung 50 siswa pengungsi. Itu pun telah disesuaikan dengan ruang dan sarana dan prasarana lainnya.

Salah seorang siswa dari pengungsi Karangasem, Putu Wisnu Arya Candra, dirinya bersekolah di SMAN 1 Singaraja berstatus titipan. Menurut Candra, ia sudah mulai bersekolah sejak Senin (25/9) lalu, dengan mengikuti proses belajar yang sudah berlangsung di SMAN 1 Singaraja.

"Proses belajarnya suruh ikut saja, apa di sini materinya kami ikuti. Kalau lewat materinya, kita ikuti saja. Kalau materi belajar di Kubu memang belakangan sedikit dengan SMAN 1 Singaraja di sini, ya jadi kami ikuti saja proses di sini. Kalau buku, sama. Buku paket dan LKS juga sama," ujar Candra yang merupakan siswa asal SMAN 1 Kubu, Karangasem.

Baca juga:
Memantau aktivitas Gunung Agung di bawah gugusan bintang
Joget Bungbung hibur pengungsi Gunung Agung di Klungkung
1 Pengungsi Gunung Agung meninggal saat dirawat di RSUD Klungkung
Antisipasi erupsi Gunung Agung, BPBD Jatim siapkan 800 ribu masker
Pemerintah siapkan penanganan dan skenario antisipasi erupsi Gunung Agung
Menhub Budi minta pengusaha transportasi bantu pengungsi Gunung Agung
Erupsi Gunung Agung, 10 Bandara terdekat Ngurah Rai disiapkan

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.