19 Juni-28 Juni, 8 tewas dan 86 luka saat mudik di Jabar
19 Juni-28 Juni, 8 tewas dan 86 luka saat mudik di Jabar. Untuk kerugian materi, laka lantas pada tahun ini mencapai Rp 343 juta. Adapun pada tahun sebelumnya sebanyak Rp 329 juta.
Arus mudik dan balik Lebaran 2017 di Jawa Barat menelan delapan korban tewas. Sedangkan luka berat sebanyak 26 orang dan luka ringan mencapai 70 orang.
Data itu terhimpun dalam operasi Ramadniya 2017, sejak Senin 19 Juni sampai Rabu 28 Juni. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus mengatakan, delapan korban itu terdiri dari empat pemudik yang menggunakan sepeda motor dan satu orang menggunakan mobil.
"Sedangkan tiga orang bukan pemudik yang merupakan pengendara motor yang ada di wilayah hukum Sumedang dan Polrestabes Bandung," kata Yusri via pesan singkat pada wartawan, Kamis (29/6).
Dia mengatakan, dari segi jumlah musim mudik dan balik lebaran 2017 ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2016 lalu korban tewas mencapai 27 orang. "Sehingga di sini ada penurunan mencapai 70 persen," jelasnya. Selain itu dari luka berat dan luka ringan pada tahun lalu sebanyak 30 dan 142 orang.
Untuk kerugian materi, laka lantas pada tahun ini mencapai Rp 343 juta. Adapun pada tahun sebelumnya sebanyak Rp 329 juta.
Dia melanjutkan, untuk arus balik di tiga ruas jalur utara, selatan, dan tengah masih akan terus mengalami peningkatan. Pada 27 Juni jumlah kendaraan yang melintas di Jabar baik roda dua dan empat mencapai 154.582. Sedangkan pada kemarin mencapai 249.793 kendaraan.
Baca juga:
H-6 hingga H+2 Lebaran 2017 terjadi 1.494 kecelakaan, 334 tewas
Tekan kecelakaan, polisi minta KemenPU tingkatkan kualitas jalan
Sopir main HP, mobil travel seruduk Kijang di Denpasar-Gilimanuk
Ini titik kemacetan arus balik di Cipularang dan Nagreg
24 Ribu pemudik tiba di Stasiun Senen