186 Napi yang sempat kabur dipindah ke sejumlah lapas di Riau
186 Napi yang sempat kabur dipindah ke sejumlah lapas di Riau. 54 tahanan dipindahkan ke Lapas Klas IIA Pekanbaru, 25 tahanan ke Lapas Terbuka Rumbai, dan 39 tahanan ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak Pekanbaru.
Sebanyak 186 tahanan di Rumah Tahanan Klas IIB Sialang Bungkuk, Kota Pekanbaru tahanan yang tertangkap usai kabur pada Jumat (5/5) dipindahkan secara bertahap ke lembaga pemasyarakatan (lapas) yang ada di beberapa kabupaten di Provinsi Riau.
Kasubag Humas Polresta Pekanbaru Ipda Dodi Vivino, di Pekanbaru, Sabtu (6/5) malam mengatakan, dari jumlah itu, 54 tahanan dipindahkan ke Lapas Klas IIA Pekanbaru, 25 tahanan ke Lapas Terbuka Rumbai, dan 39 tahanan ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak Pekanbaru.
Selain itu, 25 tahanan dipindahkan ke Lapas Bangkinang Kabupaten Kampar, 11 tahanan ke Lapas Rokan Hulu, 17 tahanan ke Lapas Rengat Indragiri Hulu dan 15 tahanan ke Lapas Tembilahan Indragiri Hilir.
Pemindahan dimulai dari pagi hingga malam hari dengan menggunakan mobil tahanan milik rutan, lapas dan kejaksaan dengan pengawalan ketat oleh polisi dan TNI.
"Untuk ke Lapas Tembilahan dan Rengat belum dipastikan mengingat perjalanan yang ditempuh cukup jauh dan membutuhkan personel pengamanan," katanya seperti dikutip Antara.
Dari 442 tahanan yang kabur, 236 orang telah tertangkap dan menyerahkan diri.
Polisi terus mencari tidak hanya di Pekanbaru, tapi juga di kabupaten lain bahkan juga melibatkan polda yang berbatasan dengan Riau.
"Yang sudah masuk ada sekitar 236 tahanan. Jumlah ini akan terus bertambah karena yang dari polsek juga masih ada tetapi masih dalam perjalanan dan belum didata," jelasnya.
Baca juga:
Buru napi kabur di Pekanbaru, polisi razia jalan lintas Sumatera
Jenderal Tito bangga sebagian tahanan kabur berhasil ditangkap lagi
Pasca tahanan kabur, Kepala Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru dicopot
Kabur dari rutan Pekanbaru, tahanan ditangkap saat makan di warung
Cegah tahanan kabur, lapas dan rutan di Palembang dijaga lima polisi
Napi di Riau kabur, pemerintah mau buat lapas jauh dari warga