17 Ribu personel amankan PON Jabar
Pembukaan PON pada 17 September mendatang, Presiden Jokowi akan hadir.
Sedikitnya 17 ribu personel Polri, TNI dan beberapa unsur lainnya dikerahkan untuk mengamankan PON Jabar ke-XIX. Mereka akan bertugas sejak acara diselenggarakan pada 17-29 September mendatang.
Hal itu disampaikan Wakapolda Jabar Brigjen Pol Nana Sujana usai mengikuti apel gelar pasukan pengamanan PON Jabar ke-XIX di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung, Rabu (14/9).
"Pengamanan mulai dari Polri, TNI, Basarnas dan satuan lainnya berjumlah 17 ribu personel gabungan di mana itu akan kita lakukan mulai dari awal sampai akhir kegiatan," kata Wakapolda.
Kepolisian sendiri menyampaikan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat sampai saat ini masih kondusif. Menurut dia, pola pengamanan selama penyelenggaraan PON berlangsung akan dilakukan secara terbuka dan tertutup.
"Seluruh kegiatan atensi kami, tapi khususnya pembukaan. Lalu pada pertandingan, penginapan dan venue," ungkapnya.
Pembukaan direncanakan dihadiri langsung Presiden Joko Widodo. Untuk diketahui hampir sebagian atlet yang akan bertanding di PON sudah berada di Jabar.
"Sekarang memang relatif kondusif. Kami yakin saat pelaksanaan PON ini mampu untuk mengamankan," terangnya.
Baca juga:
Bima Arya akan ikut lari dampingi 2 atlet pembawa obor PON
Jelang PON, akses VIP menuju Stadion GBLA belum rampung
Ratusan pelajar Depok sambut kedatangan api PON dengan yel-yel
Pertandingan PON Jabar bisa disaksikan Live streaming lewat HP
Kurang makan, 3 atlet disabilitas Sumsel dilarikan ke rumah sakit
Jelang PON Jabar, toilet VVIP GBLA belum berfungsi
Panitia PON keberatan GBLA dipakai laga Persib lawan Arema Cronus