160 Pendaki Gunung Merapi berhasil dievakuasi
Lebih lanjut, Bambang menjelaskan, ratusan pendaki yang terjebak di puncak Merapi tersebut berasal dari Jakarta, Yogyakarta, Lampung dan lainnya. Para pendaki tersebut naik melalui jalur Selo.
Sebanyak 160 pendaki Gunung Merapi yang berada di Pasar Bubrah saat terjadi letusan freatik, Jumat (11/5) berhasil dievakuasi. Dari jumlah tersebut 152 dalam keadaan sehat, sedangkan 8 lainnya mengalami luka ringan.
"Semua pendaki di Pasar Bubrah, ada 160 orang sudah berhasil dievakuasi semua dalam kondisi selamat," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali Bambang Sinung.
Menurut Bambang, 8 pendaki yang mengalami luka ringan sudah dibawa ke Puskesmas Kecamatan Selo untuk mendapatkan pengobatan.
"Mereka itu mengalami luka ringan karena panik saat ada letusan dan keluar asap. Mereka berlarian dan terjatuh," jelasnya.
Lebih lanjut, Bambang menjelaskan, ratusan pendaki yang terjebak di puncak Merapi tersebut berasal dari Jakarta, Yogyakarta, Lampung dan lainnya. Para pendaki tersebut naik melalui jalur Selo.
Pasca letusan tersebut, jalur pendakian Gunung Merapi via Selo, untuk sementara ditutup. Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) untuk sementara waktu melarang para pendaki naik ke puncak.
"Sementara kita tutup dulu, belum tahu sampai kapan, ini kewenangan BTNGM," pungkas dia.
Baca juga:
Abu vulkanik Gunung Merapi bisa sebabkan iritasi dan sesak napas
BPPTKG teliti material letusan freatik Gunung Merapi
8 Pesawat batal terbang selama Bandara Adisutjipto ditutup
Juru Kunci sebut Gunung Merapi hanya batuk
Sempat ditutup, penerbangan Bandara Adisutjipto kembali dibuka