1500 Pendaki siap bersihkan Gunung Slamet
Sejak Januari hingga November 2016 jumlah pendaki gunung tertinggi di Jawa Tengah itu mencapai 17.000 orang. Banyaknya pendaki berkorelasi dengan semakin menumpuknya sampah di sepanjang jalur pendakian.
Sekitar 1.500 pendaki dipastikan akan ikut serta dalam agenda bersih Gunung Slamet yang akan dilaksanakan selama dua hari, Selasa (13/12) hingga Rabu (14/12). Selain agenda bersih gunung, aksi penanaman 3.000 bibit pohon juga akan dilaksanakan sepanjang jalur pendakian di Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Jawa Tengah.
Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Dinbudparpora) Purbalingga, Prayitno menuturkan, agenda ini merupakan rutinitas yang dilaksanakan setiap tahun. Khusus tahun ini, jumlah pendaki yang ikut serta lebih banyak dibanding tahun sebelumnya.
"Kalau tahun lalu, agenda bersih gunung diikuti sekitar 500 pendaki yang digelar bersamaan dengan pendakian bersama akhir tahun. Sedangkan untuk tahun ini, jumlahnya menjadi 1.500 pendaki dengan dibagi menjadi dua kelompok pada hari yang berbeda," katanya, Senin (12/12).
Prayitno menjelaskan, pendakian Gunung Slamet melalui jalur Dusun Bambangan Desa Kutabawa semakin diminati pendaki. Dari data yang dimiliki Dinbudparpora Purbalingga, tercatat, sejak Januari hingga November 2016 jumlah pendaki gunung tertinggi di Jawa Tengah itu mencapai 17.000 orang. Jumlah tersebut cukup tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya.
"Tetapi, di satu sisi tak bisa dipungkiri ada efek kegiatan pendakian seperti timbulnya sampah yang ditinggalkan di sepanjang jalur pendakian. Karena itu, kami dari Dinbudparpora bersama komunitas pecinta alam menggelar kegiatan bersih Gunung Slamet sejak tahun 2015 lalu," ucapnya.
Dia berharap dengan adanya agenda tersebut, bisa menumbuhkan ikatan emosional untuk mewujudkan kesadaran menjaga kelestarian alam.