14 Korban Kecelakaan Bus Masih Dirawat, Dua Orang Belum Stabil
Dua orang di antaranya masih harus mendapatkan penanganan intensif.
14 Korban kecelakaan bus di tanjakan Cae, Jalur Alternatif Malangbong-Wado masih menjalani perawatan di RSUD Sumedang. Dua orang di antaranya masih harus mendapatkan penanganan intensif.
Dari data yang diterima, belasan orang itu dirawat secara terpisah disesuaikan dengan kondisi. Ada delapan orang dirawat di ruang perawatan biasa karena kondisinya membaik dan bisa segera pulang.
Lainnya, ada dua orang dirawat di ruang ICU dengan kondisi yang masih membutuhkan penanganan intensif. Kemudian, empat orang dirawat di HCU.
Humas RSUD Sumedang Dahlan mengatakan dua korban tersebut masih dirawat di ruang ICU. Kondisinya kedua orang terebut, kata dia, masih kurang stabil hingga memerlukan pengawasan ketat.
"(Yang dirawat di ICU) dua orang nasih dalam pengawasan ketat, kemari sore sempat ada penurunan," kata Humas RSUD Sumedang, Dahlan, Minggu (14/3).
"(Korban yang dirawat) di HCU itu semuanya sudah sadar, hanya saja mereka masih memerlukan perawatan," Ia melanjutkan.
Dahlan menjelaskan, semua biaya perawatan dan pengobatan sudah ditanggung oleh Jasa Raharja dan Pemerintah Kabupaten Subang. Ia berharap semua korban bisa segera membaik dan bisa pulang dalam keadaan sehat.
"Waktu hari pertama setelah kecelakaan, Pemkab Subang telah menghubungi kami membantu biaya perawatan korban kecelakaan," ucap dia.
Baca juga:
4 Fakta Kecelakaan Bus Masuk Jurang di Sumedang, Polisi Ungkap Penyebabnya
Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kecelakaan Bus Masuk Jurang di Sumedang
Polisi Panggil Pemilik Bus, Usut Rem Blong Penyebab Kecelakaan Maut di Sumedang
Jasa Raharja Beri Santunan 26 Korban Kecelakaan Bus di Sumedang Rp50 Juta
Dugaan Penyebab Kecelakaan di Sumedang, Sopir Ikuti Peta Daring hingga Kondisi Jalan
Disdikbud Subang Tak Tahu Soal Kegiatan Siswa SMP yang Alami Kecelakaan di Sumedang