LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

139 Pasukan perdamaian sempat ditahan di Sudan tiba di Indonesia

139 Pasukan perdamaian atau Formed Police Unit (FPU) akhirnya bisa pulang ke Indonesia. Pesawat yang membawa tim FPU itu disambut langsung oleh Kadiv Hubungan Internasional Polri, Irjen Saiful Maltha di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

2017-03-05 17:09:29
Pasukan Perdamaian PBB
Advertisement

139 Pasukan perdamaian atau Formed Police Unit (FPU) akhirnya bisa pulang ke Indonesia. Pesawat yang membawa tim FPU itu disambut langsung oleh Kadiv Hubungan Internasional Polri, Irjen Saiful Maltha di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Saiful mengatakan jika ke-139 anggota yang sempat ditahan oleh otoritas Sudan itu akan dibawa ke fasilitas multifungsi Polri di Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

"Semua total 139 sudah kami terima ya. Setelah ini kami ke Cikeas, cek kesehatan semua personel," kata Malta di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (5/3).

Malta menuturkan izin bertemu keluarga baru akan dikeluarkan setelah 139 anggota itu menjalani pemeriksaan kesehatan. Polri ingin memastikan bila semua anggota FPU bebas dari segala macam penyakit.

"Mereka akan sterilisasi dulu nanti ke Cikeas. Cek kesehatan, cek perlengkapan perorangan yang diberikan kepada dia untuk pertanggungjawaban," ujar dia.

Selain itu, dipastikan jenderal bintang dua ini tim FPU terbukti tidak melakukan penyelundupan senjata seperti yang dituduhkan pihak otoritas Sudan sebelumnya. "Buktinya kalau ada masalah mereka tidak bisa pulang," ujarnya.

Bahkan, Malta menegaskan pihaknya siap menempuh jalur hukum bila di kemudian hari ada masalah terkait pemulangan ke-139 anggota FPU tersebut. Dikatakan dia, sebelum dipulangkan ke satuannya anggota tim FPU akan dikarantina untuk diberikan bekal atau pencerahan.

"Mendapat pencerahan dulu. Bekal-bekal lagi karena mereka kan sudah setahun lebih bersosialisasi dengan United Nation. Kemudian banyak peradaban lagi, ibaratnya kami kembalikan ke zero lagi mereka," pungkas dia.

Sebelumnya, Pasukan perdamaian dari Polri yang tergabung dalam Formed Police Unit (FPU) tertahan kepulangannya di Sudan sejak Sabtu 21 Januari 2017. Menurut otoritas hukum setempat, mereka diduga berupaya menyelundupkan senjata dari Sudan. Namun, hal itu dibantah tegas oleh Polri.(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.