1.322 Warga Kabupaten Tangerang Terjangkit DBD pada 2022, 7 Orang Meninggal
Pemkab Tangerang kembali mewaspadai berjangkitnya demam berdarah dengue (DBD) di saat musim hujan yang tengah melanda. Tahun lalu, terdapat 1.322 kasus DBD yang mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia di daerah itu.
Pemkab Tangerang kembali mewaspadai berjangkitnya demam berdarah dengue (DBD) di saat musim hujan yang tengah melanda. Tahun lalu, terdapat 1.322 kasus DBD yang mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia di daerah itu.
"Jumlah kasus DBD Januari sampai dengan Desember 2022 sebanyak 1.322 kasus dan jumlah kematian dari Januari- Desember 2022 adalah 7 orang," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kabupaten Tangerang Sumihar Sihaloho, Rabu (4/1)..
Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, Sumihar mengimbau warga untuk aktif memberantas sarang nyamuk, terlebih di saat musim hujan.
"Di musim penghujan kali ini, kami mengimbau ke masyarakat untuk rutin melaksanakan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) 3M plus," imbau
Selain menggiatkan PSN dengan 3M plus, kata Sumihar, pihaknya juga menguatkan program satu rumah satu jumantik. Agar penyebaran nyamuk pembawa virus DBD tidak terus-terusan berkembang biak.
"Kami juga rutin menyosialisasikan ke masyarakat untuk melaksanakan kegiatan gerakan satu rumah satu jumatik dan pemantauan berkala hasil kegiatan oleh puskesmas terdekat," ungkap dia.
Di tengah kondisi cuaca hujan tinggi, kata Sumihar, pihaknya akan kembali meningkatkan pemantauan rutin ke fasilitas layanan kesehatan agar pasien DBD bisa cepat tertangani dan virusnya tidak menyebar ke banyak orang di lingkungan.
"Pemantauan rutin peningkatan jumlah kasus DBD yang rutin dilaporkan dari RS melalui laporan kewaspadaan dini dan respons rumah sakit untuk selanjutnya segera ditindaklanjuti berkoordinasi dengan puskesmas dan perangkat daerah dalam tata laksana kasus positif DBD yang terlaporkan," pungkasnya.
(mdk/yan)